Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Tuntut Diberlakukan Lockdown, Sandi: Ekonomi Bisa Dinegosiasikan, Nyawa Tak Diperdebatkan

Tuntut Diberlakukan Lockdown, Sandi: Ekonomi Bisa Dinegosiasikan, Nyawa Tak Diperdebatkan
Senin, 30 Maret 2020 12:17 WIB
JAKARTA - Pengusaha yang juga politikus Gerindra, Sandiaga Uno, termasuk yang gusar dengan pemerintah yang menolak opsi lockdown untuk mencegah COVID-19. Sandi menyebut Jakarta terutama Jakarta Selatan, tempat dia tinggal, seharusnya sudah bisa dilockdown (partial lockdown).

"Jakarta sebagai zona merah terutama Jakarta Selatan adalah episentrum penyebaran corona, seharusnya jadi model untuk karantina wilayah atau partial lockdown," ucap Sandiaga Uno dalam Instagramnya, Senin (30/3/2020).

Sandi menyebut partial lockdown (merujuk wilayah bukan negara), bukan lagi opsi saat kasus corona di Indonesia terus meningkat. Tapi harus jadi aksi pemerintah.

"Soal hitung-hitungan pertumbuhan ekonomi mungkin bisa kita negosiasikan nanti, tapi nyawa dan kehidupan rakyat tak ada ruang untuk perdebatan."

Namun, Sandi mengingatkan syarat dari partial lockdown adalah penuhi dulu kebutuhan dasar masyarakat, terutama masyarakat yang ada di kelompok ekonomi terbawah atau masyarakat yang tidak mampu.

Tidak harus 100 persen yang dijamin pemerintah, tapi hanya 40 persen saja atau bottom 40 percent. Sisanya adalah semangat gotong royong masyarakat.

"Political will pemerintah akan jadi social movement bagi masyarakat. Kita sudah melihat sebagain besar dari masyarakat yang mampu yang diberi kecukupan sudah beri begitu banyak sumbangsih," imbuhnya.

Sandi mengingatkan soal tenaga kesehatan yang sedang berjuang melawan wabah corona di garis paling depan. "Jangan biarkan mereka jadi tumbal dari ketidakpastian, beri kesempatan kepada mereka untuk bertempur dengan lawan yang seimbang," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON
wwwwww