Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Aji Santosi Maklumi Keputusan PSSI Soal Penghentian

Aji Santosi Maklumi Keputusan PSSI Soal Penghentian
Selasa, 31 Maret 2020 17:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memaklumi keputusan PSSI mneghentikan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 hingga 29 Mei mendatang di tengah situasi yang kurang kondusif akibat wabah penyebaran virus Corona atau Covid 19.

Aji mengungkapkan jika dalam waktu dekat tim pelatih akan segera berkoordinasi dengan manajemen untuk mengambil keputusan serta langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh tim. 

Termasuk program latihan yang diberikan tim pelatih kepada pemain Persebaya selama mereka melakukan social distancing di rumah masing-masing.

“Kami bisa memahami situasi ini yang jelas kami akan taat mengikuti aturan yang diputuskan federasi. Langkah Kami berikutnya koordinasi bersama pengurus,” kata Aji.

Aji menjelaskan jika latihan tim tetap berjalan dalam bentuk individual training. Menurutnya program individual training dirasa cocok dilakukan bagi pemain selama mereka berada di rumah masing-masing. 

Selain untuk menjaga kebugaran juga untuk menghilangkan rasa bosan setelah beberapa bulan ke depan tidak bergelut dengan aktivitas di lapangan seperti biasanya.

“Latihan iya tetap yang penting ada latihan individual training. Saya sampaikan untuk membantu pemerintah mengatasi Corona dengan cara stay at home, kalau tidak urgent banget tidak usah keluar,” imbuh mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Sementara untuk pemenuhan hak dan kewajiban pemain sebesar 25%, menurut Aji merupakan langkah yang bijak dan ideal ditengah situasi yang sulit seperti saat ini. 

Namun Aji mengusulkan kepada manajemen tim agar gaji bulan Maret ini dibayar utuh karena pemain, pelatih, dan ofisial tim masih aktif menggelar sesi latihan hingga menjalani dua laga awal kompetisi musim ini. ***

wwwwww