Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
2
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
21 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
3
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
17 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
15 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
21 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Aji Santosi Maklumi Keputusan PSSI Soal Penghentian

Aji Santosi Maklumi Keputusan PSSI Soal Penghentian
Selasa, 31 Maret 2020 17:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memaklumi keputusan PSSI mneghentikan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 hingga 29 Mei mendatang di tengah situasi yang kurang kondusif akibat wabah penyebaran virus Corona atau Covid 19.

Aji mengungkapkan jika dalam waktu dekat tim pelatih akan segera berkoordinasi dengan manajemen untuk mengambil keputusan serta langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh tim. 

Termasuk program latihan yang diberikan tim pelatih kepada pemain Persebaya selama mereka melakukan social distancing di rumah masing-masing.

“Kami bisa memahami situasi ini yang jelas kami akan taat mengikuti aturan yang diputuskan federasi. Langkah Kami berikutnya koordinasi bersama pengurus,” kata Aji.

Aji menjelaskan jika latihan tim tetap berjalan dalam bentuk individual training. Menurutnya program individual training dirasa cocok dilakukan bagi pemain selama mereka berada di rumah masing-masing. 

Selain untuk menjaga kebugaran juga untuk menghilangkan rasa bosan setelah beberapa bulan ke depan tidak bergelut dengan aktivitas di lapangan seperti biasanya.

“Latihan iya tetap yang penting ada latihan individual training. Saya sampaikan untuk membantu pemerintah mengatasi Corona dengan cara stay at home, kalau tidak urgent banget tidak usah keluar,” imbuh mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Sementara untuk pemenuhan hak dan kewajiban pemain sebesar 25%, menurut Aji merupakan langkah yang bijak dan ideal ditengah situasi yang sulit seperti saat ini. 

Namun Aji mengusulkan kepada manajemen tim agar gaji bulan Maret ini dibayar utuh karena pemain, pelatih, dan ofisial tim masih aktif menggelar sesi latihan hingga menjalani dua laga awal kompetisi musim ini. ***


wwwwww