Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Nagaswara Music Naik Banding

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Nagaswara Music Naik Banding
Selasa, 31 Maret 2020 22:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Setelah melalui sidang secara maraton, upaya label Nagaswara Music yang menggugat Gen Halilintar menelan pil pahit di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pasalnya, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan label musik Nagaswara terhadap keluarga Gen Halilintar.

"Ini yang dinamakan perjuangan, untuk itu kami tim kuasa hukum Nagaswara Music akan terus memperjuangkan hak pencipta, penyanyi dan label," tegas Yosh Mulyadi kuasa hukum Nagaswara Music di Jakarta, Senin (29/3/2020).

Karenanya, Yosh menegaskan pihaknya tidak menyerah, dengan cara naik banding. "Langkah kami selanjutnya, kami akan naik banding. Soal teknisnya akan kami bicarakan dulu dengan tim kuasa hukum," ujar Yosh.

Yosh menambahkan, pihaknya akan mengajukan kasasi atas ditolaknya gugatan dugaan pelanggaran hak cipta yang mencatut nama Gen Halilintar.

Dasar pengajuan kasasi ini, kata Yosh, tidak disumpahnya saksi saat sidang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. "Kita akan ajukan kasasi, salah satunya itu, yang jadi titik berat kami mungkin waktu itu, tidak disumpah dan saat itu kami keberatan karena kualitas saksi yang dihadirkan secara hukum acara memang tidak diperkenankan," jelasnya

Perlu diketahui, Atta Halilintar, Muhammad Thariq Halilintar, dan karyawan pada saat itu menjadi saksi terkait perkara ini.

Yosh menjelaskan pada saat itu, saksi yang memberikan keterangan tidak diawali dengan sumpah. "Sama-sama kita tahu, semua aksi itu yang kemarin diperiksa ada Thariq Halilintar, Atta halilintar, dan ada Jejen (karyawan) yang semuanya tidak di bawah sumpah," ungkap Yosh.

Keberatan Yosh yang lain antara Atta dan Thariq masih ada hubungan darah dengan Gen Halilintar. "Karena mereka itu anak dan karyawan, makanya saat itu saksi diperiksa tidak di bawah sumpah," ucapnya.erkait nominal gugatan, menurutnya itu tetap tak sepadan.

Hak cipta menurutnya juga terkait isu moral yang tak bisa dibayar dengan nominal tertentu. "Rp9,5 miliar juga bisa dibilang tidak mewakili kerugian klien kami,* tegas Yosh Mulyadi. ***

Kategori:Badminton, PON
wwwwww