Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
20 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
2
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
11 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
3
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
18 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
4
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
5
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
6
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Peristiwa
17 jam yang lalu
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Libur di Kampung, Fahmi Berdoa Virus Corona Segera Berakhir

Libur di Kampung, Fahmi Berdoa Virus Corona Segera Berakhir
Minggu, 05 April 2020 18:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Kompetisi Sepakbola Liga 1 dan Liga 2 2020 yang terhenti akibat pandemi Covid-19 atau virus corona memaksa semua pemain “di rumahkan”. Hampir sebagian besar pemain memang memilih kembali ke kampung halamannya sampai ada lagi panggilan untuk berlatih kembali.

Begitupun penyerang sayap Bali United FC, Fahmi Al-Ayyubi. Fahmi memilih pulang ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur. Selama berada di kampung halaman, Fahmi mengaku tidak hanya berdiam diri saja, tetapi tetap berlatih meskipun hanya berlatih ringan.

Menurut Fahmi, ada program latihan yang diberikan oleh pelatih Bali United selama libur kurang lebih dua bulan ini.

“Disuruh jaga kondisi saja sama pelatih,” terangnya singkat. “Tapi tidak harus memberikan video atau foto latihan ke pelatih,” lanjut pemilik nomor punggung 23 tersebut.

Selama di kampung halaman, Fahmi mengaku sangat jarang untuk keluar rumah. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Dia enggan untuk sering bepergian karena ingin menjaga tubuhnya agar tidak terpapar Covid-19.

“Yang penting tetap jaga kondisi saja agar kondisinya bisa terjaga dengan baik. Saya juga tidak kemana-mana dalam dua minggu ini. Saya olahraga hanya di rumah. Tadi (kemarin) skipping di rumah,” terangnya.

“Intinya, latihan seperti biasa tapi dalam situasi yang sederhana saja. Tempat dan benda-benda di sekitar kalau bisa dimanfaatkan untuk berlatih, saya lakukan. Yang penting latihannya tetap di rumah dan tidak kemana-mana dulu,” tambah pemain yang memiliki ciri khas rambut blonde (pirang) tersebut.

Kompetisi pun akhirnya tertunda hingga Juni 2020 atau bahkan bisa lebih lama dan dihentikan penuh jika pagebluk corona tidak segera berakhir. Dia hanya berharap kondisi dunia semakin membaik dan semua orang yang positif Covid-19 bisa segera sembuh.

“Kalau menurut saya, sebenarnya sayang dengan penghentian ini. Tapi ya apa boleh buat, ini juga untuk kebaikan bersama dan kita semua bisa tetap sehat-sehat saja. Pertandingan yang sudah terjadwal sebelumnya, masih bisa dipikirkan belakangan,” tutupnya. ***


wwwwww