Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Windy Cantika Ingin Banggakan Kedua Orang Tua

Windy Cantika Ingin Banggakan Kedua Orang Tua
Minggu, 05 April 2020 16:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lifter putri masa depan Indonesia, Windy Cantika Aisah tidak permasalahkan mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo yang semula digelar tahun 2020 menjadi tahun 2021. Hal ini terkait dengan pandemi virus Corona atau Covid 19 yang melanda dunia.  

"Tidak ada masalah jika Olmpiade Tokyo diundur jadi tahun 2021. Kini, saya hanya bisa berdoa semoga wabah virus Corona segera berakhir dan semuanya berjalan lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT," kata Windy Cantika Aisah yang dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (5/4/2020). 

Kini, Windy Cantika Aisah yang akrab dipanggil Cantika terus konsentrasi latihan dalam upaya mengejar prestasi untuk membanggakan kedua orang tuanya. Dan, dia merasakan begitu besarnya peran keduanya dalam menjadikannya lifter nasional. "Bagi saya itu hukumnya wajib membanggakan kedua orang tua. Makanya, saya mencoba untuk mengejar prestasi di dunia olahraga angkat besi," katanya.  

Nama Cantika muncul setelah mengukir tinta emas pada SEA Games XXX Filipina 2019. Bukan hanya meraih medali emas kelas 48kg putri pada penampilan perdana di ajang pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara, tapi dia juga mempertajam rekor dunia junior untuk angkatan Snatch miliknya dari 84kg menjadi 86kg.

Putri ketiga mantan lifter peraih perak Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Amerika Serikat 1987, Siti Aisyah mulai membidik tiket Olimpiade Tokyo 2020. Alasannya, dia ingin mencatat prestasi melebih prestasi yang telah diukir ibunya. "Saya sih kalau bisa meraih prestasi melebihi yang pernah diukir mama," katamya.

Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja mengungkapkan Cantika bersama Eko Yuli Irawan (kelas 61kg putra) yang baru lolos ke Olimpiade Tokyo 2021. Keduanya bersama lifter lain yang juga dipersiapkan ke Olimpiade Tokyo tetap menjalani program latihan seperti biasa. Hanya saja, mereka tidak diperkenankan keluar dari lokasi pelatnas di Markas Marinir Jln Kuini Jakarta Pusat. 

"Program latihan pelatnas Olimpiade tidak terganggu. Terus terang, ada hikmah yang bisa dipetik dengan keberadaan wabah Covid 19. Anak-anak bisa lebih konsentrasi dan tidak keluar dari lokasi pelatnas yang sudah steril. Habis latihan mereka langsung istirahat," ujarnya. 

Mudurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo, kata Dirdja, membuka kesempatan untuk bisa meningkatkan prestasi Cantika dan kawan-kawan. "Waktu persiapan semakin panjang dan kita akan mencoba untuk bisa lebih meningkatkan prestasi sehingga bisa mempertahankan tradisi cabang olahraga angkat yang selalu menyumbangkan medali pada setiap Olimpiade," tegasnya.  ***

wwwwww