Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  PON

Curi Beras karena Lapar, Tukang Bubut Diberi Kapolsek Beras, Telur dan Uang

Curi Beras karena Lapar, Tukang Bubut Diberi Kapolsek Beras, Telur dan Uang
Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan Rudi Suprianto menyerahkan bantuan dari Kapolsek Medan Baru kepada Atek. (merdeka.com)
Senin, 20 April 2020 14:57 WIB
MEDAN - Kapolsek Medan Baru, Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing, memberikan bantuan bahan makanan dan uang kepada Atek (40), pria yang ditangkap warga mencuri beras karena kelaparan.

Dikutip dari merdeka.com, Atek yang merupakan warga Jalan Mawar, Gang Banteng, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia itu tertangkap warga saat mengambil 1 goni beras seberat 5 kg dari warung di Jalan Cinta Karya Lingkungan 6, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, Sabtu (18/4). Atek sempat dipukuli warga.

Dia mengaku kelaparan hingga nekat melakukan pencurian. Pemilik kedai pun merasa kasihan dan memilih memaafkan Atek.

Kejadian ini sempat diinformasikan ke polisi. Mendengar kabar tersebut, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Hermindo Tobing, memerintahkan Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan Rudi Suprianto untuk mengecek kediaman Atek.

''Kita ingin melihat kondisi kehidupannya dan apa sebab sampai melakukan pencurian serta untuk membantu yang bersangkutan,'' kata Martuasah.

Saat Hirlan datang, Atek ternyata sudah berada di rumahnya yang berdinding separuh tepas. Saat ditanyai, dia mengaku sudah sangat lapar sementara tidak ada apa pun yang bisa dimasak untuk dimakannya.

Di rumah itu dia tinggal sendiri. Istrinya memilih meninggalkannya dan pergi ke rumah orang tuanya di Jalan Perjuangan, Sari Rejo. Tiga anaknya dibawa serta.

''Pelaku ini sehari-hari bekerja sebagai tukang bubut di Deli Tua, karena sepi pekerjaan dia tidak mempunyai uang untuk membeli makanan,'' jelas Martuasah.

Sebenarnya Atek mendapat bantuan beras. Tapi semua sudah diberikan untuk keperluan makan anak dan istrinya. Dia mengaku mencuri karena sudah tidak punya uang untuk membeli makanan.

Pengakuan dan kondisi kehidupan Atek dilaporkan Hirlan ke Martuasah. Mendapat laporan itu, Martuasah memerintahkan Hirlan untuk menyerahkan bantuan kepada Atek. Pria ini diberi 1 goni beras seberat 5 Kg, 1 papan telur dan uang tunai Rp150.000.

''Kalau sudah tidak ada lagi, Abang bisa melapor kepada Babinkamtibmas atau saya pribadi,'' kata Hirlan kepada Atek saat menyerahkan bantuan kepada Atek.

Mendapat bantuan itu, Atek menyampaikan terima kasih kepada Polri. Dia bahkan sampai menangis. Martuasah mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian Polri.

''Itu hanya kepedulian Polri saja Mas, karena melihat keadaan korban. Sedikit, semoga membantu,'' tutupnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Olympic, PON
wwwwww