Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
21 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
21 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
21 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Diare dan Pusing, Menyangka Efek Menstruasi, Perawat Ini Ternyata Terinfeksi Corona

Diare dan Pusing, Menyangka Efek Menstruasi, Perawat Ini Ternyata Terinfeksi Corona
Ilustrasi virus corona. (int)
Senin, 20 April 2020 22:34 WIB
KUDUS - Suk, perawat RS Mardi Rahayu Kudus, Jawa Tengah, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Meski sempat syok, Suk yakin dirinya akan sembuh.

Dikutip dari okezone.com, pada Rabu (25/3/2020) lalu, Suk merasakan sakit perut, diare dan pusing, setelah 4 hari bertugas di ruang isolasi khusus Covid-19. Dia sempat mengira kondisi itu efek lain dari menstruasi yang tengah dialaminya.

Karena merasa semakin tak nyaman, dia memeriksakan diri ke instalasi gawat darurat (IGD). Dokter yang memeriksanya menyarankan untuk rawat inap setelah mengetahui Suk memiliki riwayat bertugas di ruang isolasi khusus Covid-19.

''Tanggal 27 Maret 2020, dokter menyarankan untuk CT scan thorax atau CT scan dada. Hasilnya ternyata mengarah ke Covid-19 dan saya berstatus jadi pasien dalam pengawasan (PDP). Hari itu juga saya dipindah ke ruang isolasi khusus PDP,'' kata Suk, Senin (20/4/2020).

Keesokan harinya, Sabtu (28/4/2020), Suk menjalani rapid test. Hasilnya, Suk positif Covid-19. Untuk memastikan, pihak rumah sakit mengambil sampel swab Suk di hari yang sama dengan rapid test.

Hasil uji swab menguatkan rapid test. Suk dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kemudian, pada Jumat (3/4/2020), Suk menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) dan kembali mendapatkan kabar tak menyenangkan. Hasil tes itu menyatakan Suk positif Covid-19.

Mengetahui seluruh tes yang dijalani menyatakan positif Covid-19, Suk mengaku sempat syok. Namun dia terus menyemangati diri agar sembuh dari penyakit ini.

''Saya yakin dan percaya kalau saya pasti akan sembuh,'' ucapnya mengulang isi doa yang selalu dia panjatkan.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Nasional, Kesehatan
wwwwww