Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

Antre Sembako, Ribuan Warga Berdesakan di Rumah Gubernur Kaltim, Ini Penampakannya

Antre Sembako, Ribuan Warga Berdesakan di Rumah Gubernur Kaltim, Ini Penampakannya
Ribuan warga berdesak-desakan di depan rumah pribadi Gubernur Kaltim Isran Noor, di Jalan Adipura Nomor 21 Perumahan Karpotek, Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (23/4/2020). Mereka antre untuk mendapatkan paket sembako. (kompas.com)
Kamis, 23 April 2020 17:37 WIB
SAMARINDA - Ribuan warga berdesak-desakan di rumah pribadi Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, di Jalan Adipura Nomor 21 Perumahan Karpotek, Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (23/4/2020).

Dikutip dari Kompas.com, ribuan warga tersebut berdesak-desakan karena mengantre pembagian sembako yang disumbangkan Isran Noor.

Warga terlihat memadati jalan di depan rumah Isran Noor, hingga jalur tersebut penuh sesak.

Suasana ini jelas paradoks dengan seruan pemerintah agar warga disiplin melakukan sosial distancing (di rumah saja) dan physical distancing (menjaga jarak) selama pandemi virus corona.

Dari depan gerbang rumah Isran Noor tampak petugas Satpol PP satu persatu membagikan sembako.

Adapun paket bantuan yang diberikan kepada warga berupa beras lima kilogram, telur ayam satu piring, gula pasir satu kilogram dan minyak goreng satu liter.

Informasi yang diterima Kompas.com, sebanyak 1.000 paket bantuan yang diberikan ludes seketika.

Febrianti, warga Sungai Kunjang mengaku rela berdesak-desakan demi mendapati paket sembako, walaupun takut corona.

''Mau enggak mau Mas. Kita butuh juga (sembako),'' kata dia di lokasi.

Febrianti mengaku dapat informasi dari tetangga ada pembagian sembako di rumah pribadi gubernur. Karena lokasinya tak jauh dari rumah dia juga datang mengantre.

''Setelah antre panjang akhirnya dapat. Syukurlah,'' kata dia, sambil membawa paketan meninggalkan lokasi pembagian.

Sementara, warga lain yang tak kebagian meluapkan kekecewaan. Farhan misalnya, mengaku sudah mengantre sejak pukul 13.00 Wita, namun tak kebagian hingga pulang dengan tangan kosong.

''Kecewa berat saya. Kalau hanya disiapkan buat 1.000 orang saja percuma Pak, warga yang nyoblos dia enggak sedikit Pak,'' kata dia kesal.

Meski paket sembako telah habis terbagi, massa tak kunjung membubarkan diri.

Kerumunan massa tetap bertahan. Polisi menggunakan pengeras suara meminta agar masyarakat membubarkan diri.

''Ada kesalahpahaman masyarakat. Mereka tiba-tiba datang. Padahal hanya tersedia sekitar 600 paket sembako sudah habis terbagi, tapi belum bubar,'' kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Budiman di lokasi.

''Tapi begitulah masyarakat. Kalau ada pembagian sembako pasti antusias tinggi dan rela berdesak-desakan. Kami hanya mengamankan jalannya kegiatan,'' sambung Kapolres.

Kepala Satpol PP Kaltim, Gede Yusa menambahkan, sejak awal sudah dipersiapkan untuk jaga jarak. Namun, massa membludak hingga tak terkendali.

''Kami melakukan pengamanan jalannya kegiatan,'' kata dia.

Hingga berita ini diturunkan kondisi di rumah Isran Noor sudah berangsur sepi karena satu per satu warga mulai kembali ke rumah masing-masing.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic, Nasional
wwwwww