Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
22 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
17 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
3
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
9 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
4
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
20 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
5
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
6
Sah... Partai Gelora Resmi Terima 3 SK Menkumham
Politik
22 jam yang lalu
Sah... Partai Gelora Resmi Terima 3 SK Menkumham
Home  /  Berita  /  Nasional

Kemendikbud Tetapkan 3 Skema Dispensasi UKT bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19

Kemendikbud Tetapkan 3 Skema Dispensasi UKT bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19
Plt Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam. (int)
Rabu, 29 April 2020 13:44 WIB
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan tiga skema dispensasi pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang perekonomian keluarganya terdampak Covid-19.

Dikutip dari Republika.co.id, pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam, mengatakan, skema ini baru diberikan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

''Kita sudah minta melalui majelis rektor PTN itu untuk mahasiswa baru UKT-nya bisa dilakukan beberapa skema untuk meringankan beban,'' kata Nizam dalam rapat daring bersama Komisi X DPR RI yang disiarkan melalui laman resmi TV Parlemen, Selasa (28/4).

Dijelaskan Nizam, skema pertama adalah penundaan pembayaran UKT khususnya bagi mahasiswa baru masuk. Mahasiswa baru yang perekonomiannya terdampak Covid-19 bisa mengurus agar boleh menunda membayar UKT.

Selanjutnya, skema yang dibuat adalah melalui penurunan UKT. ''Kan UKT ini ada beberapa level sesuai dengan gaji orang tua, jadi disesuaikan di situ,'' kata Nizam menambahkan.

Sementara itu, skema ketiga adalah pembayaran UKT boleh dilakukan dengan cara dicicil.

Selain itu, mahasiswa bisa mengajukan KIP Kuliah. Skema KIP Kuliah, kata Nizam bisa diakses oleh mahasiswa baru ataupun mahasiswa yang saat ini sedang berkuliah namun kondisinya berhak mendapatkan bantuan.

Adapun skema untuk PTS, Nizam mengungkapkan Kemendikbud tidak bisa memaksakan skema yang diterapkan kepada PTN. Namun, Kemendikbud memberikan dukungan kepada PTS melalui skema KIP Kuliah.

Ia menjelaskan, pada tahun ini kuota KIP Kuliah untuk PTS meningkat sekitar lima kali lipat dibandingkan tahun lalu. ''Tidak hanya oleh mahasiswa baru, tapi juga mahasiswa yang sudah duduk di bangku perguruan tinggi,'' kata Nizam.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Pendidikan, Nasional

wwwwww