Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
Politik
21 jam yang lalu
Lembaga Penyiaran harus Mampu Memperkuat Ideologi Bangsa
2
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
Kesehatan
18 jam yang lalu
169 Tetangga HRS Rapid Test, Polisi: Hasilnya Nonreaktif Semua
3
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
7 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
4
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
5
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
7 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
6
Kata Gus Menteri, Satu Desa hanya Boleh Punya Satu Bumdes, Namun Khusus BumDesa Boleh Lebih dari Satu
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kata Gus Menteri, Satu Desa hanya Boleh Punya Satu Bumdes, Namun Khusus BumDesa Boleh Lebih dari Satu
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Dokter Positif Corona Isolasi di Rumah, Warga Protes dan Minta Dievakuasi ke Rumah Sakit

Dokter Positif Corona Isolasi di Rumah, Warga Protes dan Minta Dievakuasi ke Rumah Sakit
Warga Mambulilling, Polewali Mandar, mendatangi rumah dokter yang positif terinfeksi virus corona, Jumat (1/5/2020). (kompas.com)
Sabtu, 02 Mei 2020 20:43 WIB
POLEWALI MANDAR - Seorang dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona menjalani isolasi di rumahnya di Mambulilling.

Dikutip dari Kompas.com, pada Jumat (1/5/2020), warga Mambulilling, mendatangi rumah dokter tersebut. Mereka meminta dokter itu segera dievakuasi ke rumah sakit untu diisolasi.

Warga khawatir dokter tersebut akan menularkan virus corona ke tetangganya.

Warga juga meminta dilakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tempat tinggal mereka.

''Rumah saya dengan pasien hanya berjarak sekitar 50 meter. Kalau bisa kosongkan dulu rumah pasien, karena masyarakat disini betul-betul cemas,'' ujar Asrianto, salah satu warga yang ikut protes.

Setelah melakukan protes, warga juga menutup jalan menuju rumah dokter yang sedang mengisolasi diri itu.

Jalur ke rumah kasus Covid-19 kedua di Polewali Mandar itu dihalangi dengan batang bambu.

Menurut Asrianto, warga tidak bermaksud untuk mengucilkan dokter yang sedang terjangkit virus corona.

Mereka hanya meminta Gugus Tugas Covid-19 Polewali Mandar agar bertindak sehingga penularan bisa dicegah.

''Kami di sini bukan mau menyudutkan pasien. Justru kami akan mendoakan pasien agar cepat sembuh. Pasien harus diberi support agar tetap semangat. Semoga beliau cepat sembuh," kata Asrianto.

Aksi protes warga itu mendapat respons dari sejumlah pejabat setempat. Camat Polewali Sarifuddin Wahab mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak main hakim sendiri.

Sarifuddin juga meminta warga Mambulilling mendukung proses penyembuhan dokter yang sedang mengisolasi diri.

''Mari kita beri support dan doakan beliau agar pasien cepat sembuh,'' kata Sarifuddin.

Sedangkan Pelaksana tugas Kepala Puskesmas Massenga, Asmelia, mengatakan tim medis dengan alat pengaman diri lengkap sudah memeriksa kondisi dokter tersebut.

Menurut Asmelia, dokter itu diperbolehkan mengisolasi diri di rumah karena tidak menunjukkan gejala.

Asmelia juga menyebut, orang yang sempat kontak dengan pasien itu juga telah ditelusuri.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Peristiwa, Kesehatan
wwwwww