Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
16 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
16 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
3
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
7 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
4
Miris, Sejumlah PRT Terjebak Utang Gara-gara Dipecat via WA dan Tak Ada Pesangon saat Corona
Ekonomi
24 jam yang lalu
Miris, Sejumlah PRT Terjebak Utang Gara-gara Dipecat via WA dan Tak Ada Pesangon saat Corona
5
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
7 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
6
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
8 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Teco Rindu Atmosfer Stadion Dipta

Teco Rindu Atmosfer Stadion Dipta
Sabtu, 02 Mei 2020 12:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Sudah lebih dari 40 hari Indonesia tanpa sepak bola mulai dari Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 hingga kasta terbawah. Kerinduan tentu memuncak. Bukan hanya suporter, tetapi juga pemain dan pelatih. Inilah yang dirasakan Pelatih Bali United Stefano "Teco" Cugurra.

Teco mengaku sangat rindu memimpin Serdadu Tridatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Selain itu, dia juga sudah sangat rindu bisa memimpin latihan. Entah itu di Lapangan Gelora Trisakti Legian, Lapangan Banteng Seminyak, atau Lapangan Gelora Samudera Kuta.

“Tentu rindu, sangat rindu atmosfer Stadion Dipta. Saya juga sangat rindu memimpin latihan lagi,” terang ayah dua anak tersebut.

Teco pun memiliki cara ampuh untuk bisa mengobati rindunya. Yang jelas bukan datang langsung ke tadion atau ke lapangan latihan.

“Saya biasanya menonton cuplikan pertandingan Bali United,” terang pelatih berusia 46 tahun tersebut. Disamping itu, Teco mengaku tetap berkomunikasi intens dengan jajaran pelatih Bali United lainnya.

Meskipun ada beberapa pemain yang memilih tetap di Bali, Teco enggan untuk bertemu karena mengikuti anjuran dan imbauan dari pemerintah.

“Saya biasa kontak teman-teman via telepon saja,” ucapnya singkat. Kegiatannya di rumah juga bertambah sekarang. Pelatih berpaspor Brasil tersebut membagi tugas dengan sang istri. Kebetulan anak pertamanya, Roma Cugurra tetap bersekolah meskipun di rumah.

“Untuk membantu belajar Roma, menjadi tugas istri. Saya punya banyak waktu dengan anak kedua saya, Gabriela,” tutupnya.  ***


wwwwww