Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
21 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
16 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
4
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
24 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
5
Ferdian Paleka Kembali Berulah Ngaku Betah di Penjara, Pengacara: Hanya Becanda
Peristiwa
24 jam yang lalu
Ferdian Paleka Kembali Berulah Ngaku Betah di Penjara, Pengacara: Hanya Becanda
6
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Nekat Konvoi Kelulusan saat Pandemi Corona, Siswa SLTA Bengkalis Dibubarkan Polisi

Nekat Konvoi Kelulusan saat Pandemi Corona, Siswa SLTA Bengkalis Dibubarkan Polisi
Minggu, 03 Mei 2020 00:55 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Jajaran Polres Bengkalis akhirnya membubarkan aksi nekat sejumlah siswa SLTA yang melakukan konvoi usai pengumuman kelulusan di Jalan Sudirman, dan Lapangan Pasir Pantai Marina, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (2/5/2020).

Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryant, menjelaskan, pihaknya terpaksa melakukan pembubaran aksi siswa tersebut, setelah sebelumnya dilakukan imbauan.

"Aksi mereka kita bubarkan sejak pukul 21.00-23.30 WIB, adapun titik konvoi dan kumpul mereka disekitar Jalan Sudirman dan Lapangan Pasir Pantai Marina," terang Sigit kepada GoRiau.com, Minggu (3/5/2020) dini hari usai melaksanakan giat.

Sigit juga menjelaskan, pembubaran dilakukan dengan tujuan supaya situasi keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat tetap terjaga. Terlebih lagi, saat ini wabah virus Corona tengah mengacam kesehatan warga.

Dia mengaku sangat menyayangkan, masih ada para siswa yang nekat melakukan aksi konvoi meski sudah dilarang. "Ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kita juga mengantisipasi agar tidak terjadi lakalantas dijalan. Selain itu, ini juga upaya kita mencegah penyebaran virus Corona. Kan sudah jelas dilarang pemerintah untuk kumpul-kumpul. Tadi ada tiga e-tilang yang dilayangkan petugas kepada pelanggar," tutup Sigit.

Sebelumnya, beredar video puluhan siswa menggunakan baju putih abu-abu yang penuh dengan coretan, melakukan konvoi menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan masker dan helm.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Pendidikan, Peristiwa, Umum, Riau

wwwwww