Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
13 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
2
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
5 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
13 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
11 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
9 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Home  /  Berita  /  Politik

Hanafi Rais Mundur dari Anggota DPR dan Kepengurusan PAN

Hanafi Rais Mundur dari Anggota DPR dan Kepengurusan PAN
Selasa, 05 Mei 2020 18:20 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais yang juga Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN) periode 2019-2024 menyatakan mundur dari jabatannya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus di kepengurusan PAN.

Keputusan Hanafi terlampir dalam surat tertanggal 5 Mei 2020. "Bersama surat ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, dari Ketua Fraksi PAN DPR RI, dan dari anggota DPR RI Fraksi PAN 2019-2024," tulis Hanafi dalam surat yang ia tanda tangani dan disertai materai yang beredar di group Whatsapp Wartawan.

Hanafi mengatakan, pasca-Kongres PAN pada Februari lalu, ia berharap partainya dapat menegakkan prinsip keadilan untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan antarkader. Namun, ia menilai, Kongres V PAN justru sarat akan kekerasan dan mencoreng wajah partai.

Di sisi lain, Hanafi berpendapat, saat ini PAN cenderung bersikap konformitas terhadap kebijakan pemerintah. Padahal, menurut dia, banyak kader dan simpatisan ingin PAN menjadi antitesis dari pemegang kekuasaan. "Kecenderungan melakukan konformitas terhadap kekuasaan sekalipun didahului dengan kritik-kritik, bukan sikap yang adil di saat banyak kader dan simpatisan menaruh harapan PAN menjadi antitesis dari pemegang kekuasaan," tutur dia.

Terkait dengan hal itu, Anggota DPR dari Fraksi PAN Ali Taher Parasong membenarkan mundurnya Hanafi Rais. "Iya betul, beliau mundur," ujarnya saat dihubungi GoNews.co, Selasa (5/5/2020).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno seperti dilansir GoNews.co dari Kompas.com, mengaku belum menerima surat pengunduran diri Hanafi tersebut. "Saya belum mendengarnya dan belum juga menerima surat yang telah beredar di teman-teman media," kata Eddy.

Namun, Eddy mengatakan, PAN menghormati sikap dan keputusan setiap kader dalam membaktikan diri kepada partai, masyarakat, dan struktur partai. "Kami percaya bahwa setiap insan politik dapat berbakti dan berkontribusi secara aktif kepada masyarakat sesuai dengan cara yang dianggap terbaik bagi dirinya masing-masing," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Asri Anas juga membenarkan surat pengunduran diri putra politisi senior Amien Rais itu. "Benar, saya sendiri sudah konfirmasi dan komunikasi dengan Hanafi," kata Anas.

Anas mengatakan, Hanafi berharap Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melakukan rekonsiliasi dengan kader yang terpecah akibat kongres. Namun, langkah tersebut belum dilakukan Zulkifli. "Hanafi berharap ada rekonsiliasi kongres, tetapi Pak Zul tak bisa diharapkan membangun rekonsiliasi, apalagi PAN ini harus di luar kekuasaan," ujar Anas.

"Kelihatannya Pak Zul ini sangat ngotot partai ini diarahkan masuk kekuasaan, ini menurut saya, Hanafi agak bergejolak ya," ujar dia.

Lebih lanjut, Anas meyakini bahwa DPP PAN sudah menerima surat pengunduran diri Hanafi. "Pasti ada, mungkin akan dirapatkan DPP," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kompas dan GoNews.co
Kategori:Peristiwa, Politik, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww