Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
20 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
20 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
20 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
21 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
20 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Hukum

Nyindir Sambil Kokang Senjata Laras Panjang, Polisi Ini Diperiksa Propam Polda Metro

Nyindir Sambil Kokang Senjata Laras Panjang, Polisi Ini Diperiksa Propam Polda Metro
Kamis, 14 Mei 2020 15:58 WIB
JAKARTA - Sebuah video berdurasi beberapa detik memperlihatkan seorang anggota polisi sedang mengokang senjata mendadak viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @kapansarjana, memperlihatkan anggota yang diketahui Bripda GAP, membawa senjata jenis laras panjang dengan mengucapkan kata-kata bernada sindiran.

"Pacar kamu ganteng, kaya? Bisa gini nggak?" kata polisi tersebut.

Menanggapi hal itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kalau yang bersangkutan telah diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya

"Sudah diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya untuk klarifikasi," katanya, Kamis (14/5).

Ahmad menjelaskan, hasil BAP di Propam Polda Metro Jaya, kalau video tersebut direkam oleh rekannya yakni Bripda RI. Di mana video itu diambil saat keduanya tengah melakukan tugas pengawalan terhadap perusahaan pengisian uang di ATM.

"Sebelum melakukan pengawalan Bripda GAP berinisiatif membuat video itu direkam oleh Bripda RI," kata Ahmad.

Ahmad menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan kalau video dibuat pada 20 April 2020 dan langsung diupload oleh Bripda GAP dalam status WhatsApp nya dengan maksud hanya untuk bercanda tanpa mengirimkan kesiapapun. Namun, tak menduga video itu viral didunia maya.

Saat ini, lanjutnya, Bripda GAP telah melaporkan akun tersebut, sekaligus menjelaskan kalau Bripda GAP merupakan anggota Unit 1 Subditgasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya

"Bukan taruna Akpol seperti yang diberitakan media," kata Ahmad.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww