Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
5 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  MPR RI

Bamsoet Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Jual Beli Surat Bebas Covid-19 Palsu

Bamsoet Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Jual Beli Surat Bebas Covid-19 Palsu
Jum'at, 15 Mei 2020 21:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Masyarakat dikejutkan dengan beredarnya foto produk surat keterangan sehat bebas Covid-19 yang dijual di toko online.

Tangkapan layar surat bebas Covid-19 palsu itu viral di media sosial Twitter. Kasus ini pun mendapat tanggapan serius dari Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Jual beli tersebut menurut politisi Golkar ini, jelas melanggar hukum dan mengurangi efektivitas perang melawang Covid-19. Untuk itu, dia mendorong pemerintah bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengusut praktik jual-beli surat sehat bebas Covid-19 palsu tersebut.

"Ungkap jaringannya serta memproses kasus tersebut secara hukum," tegas politisi yang akrab disapa Bamsoet ini, Jumat (15/5).

Wakil Ketua Kadin ini juga mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meningkatkan pengawasan terhadap akun-akun yang dicurigai menawarkan jasa pembuatan surat sehat bebas Covid-19 palsu di jejaring media sosial. Hal ini guna meminimalisir beredarnya kembali surat kesehatan palsu yang dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Pemerintah, lanjut Bamsoet, juga harus terus memberikan imbauan sekaligus peringatan kepada masyarakat untuk tidak membeli dan memanfaatkan jasa pembuatan surat keterangan sehat bebas Covid-19 palsu dalam melakukan aktivitas maupun perjalanan mudik. Sebab, cara tersebut ilegal dan adanya sanksi bagi pihak yang menyalahgunakan surat keterangan sehat palsu tersebut.

"Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga perlu untuk menginformasikan kepada masyarakat, institusi mana saja yang berwenang mengeluarkan surat bebas Covid-19, dengan kriteria tertentu hingga sulit dipalsukan. Kemudian, untuk petugas, diharapkan diberikan alat yang dapat mendeteksi keaslian surat tersebut. hal ini untuk menjaga agar penyebaran virus Covid-19 dapat dikendalikan," tutupnya.***

wwwwww