Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Kapal Penuh Muatan Sembako Karam di Sungai Siak, Warga Berebut Mie Instan

Kapal Penuh Muatan Sembako Karam di Sungai Siak, Warga Berebut Mie Instan
Petugas Kepolisian saat membubarkan masyarakat yang berebut sembako di Sungai. (GoRiau.com)
Jum'at, 15 Mei 2020 09:18 WIB
Penulis: Rizky Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Satu unit kapal penuh dengn muatan sembako, karam di Pelabuhan Haji Bul, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Pekanbaru Kota.

Dari pantauan GoRiau.com, tampak ada ribuan mie instan mengapung di sekitar kapal. Tak ayal ratusan masyarakat berbondong-bondong mengambil mie instan yang berjatuhan disekitar kapal, Jumat (15/5/2020).

Polisi sudah tampak di lokasi kejadian. Melihat banyaknya warga yang berebut mie instan, Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Riau, AKBP Wawan Setiawan, berteriak-teriak menggunakan pengeras suara dari atas perahu karet.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mengambil mie instan yang mengapung di atas air, karena ditakutkan terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti korban tenggelam dan lainnya.

"Bapak ibuk, tolong jangan ada yang berkerumun didalam air, ini bulan puasa kita takut nanti ada korban," pinta Wawan.

Hingga berita ini diturunkan, kru kapal dan pihak Kepolisian masih berusaha mengamankan sekitar lokasi kejadian, dan masyarakat sudah mulai membubarkan diri.***

Kategori:Riau, Olympic, PON
wwwwww