Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
21 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
22 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
3
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
6 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
4
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
DPR RI
22 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
5
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
6
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
7 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Home  /  Berita  /  MPR RI

Impor Senjata Meningkat di Tengah Pandemi, MPR Desak Investigasi

Impor Senjata Meningkat di Tengah Pandemi, MPR Desak Investigasi
Ilustrasi senjata impor. (Foto: Ist.)
Minggu, 17 Mei 2020 21:34 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, meminta negara segera melakukan investigasi atas meningkatnya impor senjata di saat Pandemi Corona/Covid-19. Pasalnya, dari peningkatan angka impor senjata dan amunisi sebanyak 7384%, tak jelas siapa yang melakukan impor.

"Kasus ini segera dilakukan investigasi dan diungkapkan karena bila illegal dapat berpotensi mengganggu keamanan, pertahanan dan NKRI," kata Syarief kepada wartawan, Minggu (17/5/2020).

"Indonesia kebobolan atau pembiaran?" tandas politisi yang juga duduk di Komisi Intelijen DPR RI itu.

Datanya, kata Syarief, pada Februari 2020 nilai impor senjata hanya senilai 2,5 juta USD. Angka ini meroket tajam pada Maret 2020 senilai 187,1 juta USD.

"Anehnya Kemenhan melalui juru bicaranya menyatakan tidak tahu menahu siapa yang mengimpor senjata tersrbut. Artinya, impor senjata illegal mungkin terjadi. Bagaimana mungkin hal ini terjadi? Dimana kordinasi Kemenhan, Polri, BIN dan BNN? Siapapun dari institusi tersebut yang mengimpor senjata harus diketahui oleh Kemenhan," kata Syarief.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, MPR RI, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww