Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
21 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
24 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
17 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
4
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
5
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
6
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
8 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Pingsan Setelah Diperkosa, Bocah 10 Tahun di Bima Digantung pada Tali Jemuran Hingga Tewas

Pingsan Setelah Diperkosa, Bocah 10 Tahun di Bima Digantung pada Tali Jemuran Hingga Tewas
Polisi mengukur ketinggian tali jemuran yang digunakan untuk menggantung korban. (dok. Polres bima/detikcom)
Senin, 18 Mei 2020 13:56 WIB
BIMA - Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun ditemukan tewas tergantung pada tali jemuran di Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (14/5/2020) lalu.

Dikutip dari detik.com, hasil autopsi mengungkapkan, korban mengalami pemerkosaan hingga pingsan lalu digantung di tali jemuran sehingga meninggal dunia.

''Hasil autopsi sudah keluar, korban mengalami pemerkosaan dan pingsan,'' kata Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo dalam keterangan kepada detikcom, Senin (18/5/2020).

Setelah diperkosa, korban jatuh pingsan. Dalam keadaan pingsan ini, pelaku lalu menggantung korban di tali jemuran sehingga tewas.

''Korban dalam keadaan pingsan digantung dengan menggunakan seutas kain di tali jemuran,'' tuturnya.

Hasil autopsi ini menguatkan analisis Polres Bima Kota yang sebelumnya menduga bahwa korban meninggal karena dibunuh.

Sebelumnya, AKBP Haryo Tejo menyampaikan bahwa terdapat bekas kekerasan yang mengindikasikan kematian tidak wajar pada korban, yang berusia 10 tahun.

Di sisi lain, polisi menemukan kejanggalan dalam penemuan mayat yang awalnya dikira gantung diri. Namun, setelah dilakukan olah TKP, polisi menduga kuat korban tewas dibunuh.

''Karena posisi kaki korban menekuk. Kalau orang bunuh diri kan kakinya nggak napak, kalau ini menekun dan sebetulnya kalau berdiri itu bisa,'' tutur Haryo Tejo, Sabtu (16/5).

Polisi juga menduga korban diperkosa, setelah menemukan ada luka di bagian kemaluan korban. Korban ditemukan tewas tergantung di tali jemuran di depan rumah kosan di Bima, NTB, pada Kamis (14/5) lalu.

Polisi telah menangkap seorang terduga pelaku berinisial AT (37). AT adalah tetangga yang tinggal di kosan yang sama di mana korban dan orangtuanya tinggal.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww