Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
24 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
24 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Home  /  Berita  /  Olympic

Pingsan Setelah Diperkosa, Bocah 10 Tahun di Bima Digantung pada Tali Jemuran Hingga Tewas

Pingsan Setelah Diperkosa, Bocah 10 Tahun di Bima Digantung pada Tali Jemuran Hingga Tewas
Polisi mengukur ketinggian tali jemuran yang digunakan untuk menggantung korban. (dok. Polres bima/detikcom)
Senin, 18 Mei 2020 13:56 WIB
BIMA - Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun ditemukan tewas tergantung pada tali jemuran di Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (14/5/2020) lalu.

Dikutip dari detik.com, hasil autopsi mengungkapkan, korban mengalami pemerkosaan hingga pingsan lalu digantung di tali jemuran sehingga meninggal dunia.

''Hasil autopsi sudah keluar, korban mengalami pemerkosaan dan pingsan,'' kata Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo dalam keterangan kepada detikcom, Senin (18/5/2020).

Setelah diperkosa, korban jatuh pingsan. Dalam keadaan pingsan ini, pelaku lalu menggantung korban di tali jemuran sehingga tewas.

''Korban dalam keadaan pingsan digantung dengan menggunakan seutas kain di tali jemuran,'' tuturnya.

Hasil autopsi ini menguatkan analisis Polres Bima Kota yang sebelumnya menduga bahwa korban meninggal karena dibunuh.

Sebelumnya, AKBP Haryo Tejo menyampaikan bahwa terdapat bekas kekerasan yang mengindikasikan kematian tidak wajar pada korban, yang berusia 10 tahun.

Di sisi lain, polisi menemukan kejanggalan dalam penemuan mayat yang awalnya dikira gantung diri. Namun, setelah dilakukan olah TKP, polisi menduga kuat korban tewas dibunuh.

''Karena posisi kaki korban menekuk. Kalau orang bunuh diri kan kakinya nggak napak, kalau ini menekun dan sebetulnya kalau berdiri itu bisa,'' tutur Haryo Tejo, Sabtu (16/5).

Polisi juga menduga korban diperkosa, setelah menemukan ada luka di bagian kemaluan korban. Korban ditemukan tewas tergantung di tali jemuran di depan rumah kosan di Bima, NTB, pada Kamis (14/5) lalu.

Polisi telah menangkap seorang terduga pelaku berinisial AT (37). AT adalah tetangga yang tinggal di kosan yang sama di mana korban dan orangtuanya tinggal.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww