Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
23 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
2
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
14 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
3
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
4
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
Ekonomi
24 jam yang lalu
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
5
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Insiden SJY182
6
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Hukum
22 jam yang lalu
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

PSBB Ketiga DKI menuju 'New Normal'

PSBB Ketiga DKI menuju New Normal
Ilustrasi aktivitas sosial dengan protokol kesehatan. (Gambar: detik.com)
Rabu, 20 Mei 2020 12:45 WIB
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 4 juni 2020. Ini adalah PSBB ketiga bagi DKI Jakarta.

Tahap pertama, berlangsung pada 10 April-23 April 2020, sementara tahap dua berlangsung pada 24 April- 21 Mei.

Alasan fluktuatifnya jumlah kasus Corona/Covid-19 diberitakan menjadi pertimbangan. Saat ini ada 6.053 kasus berdasarkan situs corona.jakarta.go.id. Dengan 1.417 orang dinyatakan sembuh, 487 orang meninggal, 1.936 orang yang mendapat perawatan, serta 2.213 orang yang melakukan isolasi mandiri.

Mengutip fimela pada Rabu (20/5/2020), PSBB ketiga ini diharap bisa menurunkan angka kasus Corona/Covid-19, sehingga aktifitas di Jakarta bisa kembali berjalan normal.

"Tentu normalnya baru. Orang biasa mengistilahkan new normal. Bukan kembali seperti yang kemarin, tapi normal yang baru," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan, Umum, DKI Jakarta
wwwwww