Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

Dua Warga Meninggal Saat Angin Puting Beliung 'Hantam' Rumah Warga di Tulang Bawang

Dua Warga Meninggal Saat Angin Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Tulang Bawang
Kamis, 21 Mei 2020 12:34 WIB
LAMPUNG - Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, dilanda angin puting beliung, Rabu (20/5). Peristiwa itu mengakibatkan dua orang warga meninggal dunia dan ratusan rumah rusak. Beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka.

"Berdasar hasil perkembangan laporan di lapangan hingga pukul 21.45, didapatkan data bahwa persitiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 66 rumah rusak berat, 179 unit rumah rusak ringan dan seekor ternak sapi mati," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya, Kamis (21/5).

Raditya menuturkan, angin puting beliung yang dipicu oleh anomali cuaca itu juga berdampak pada tiga desa. Masing-masing Desa Tri Mulya Jaya, Desa Tri Tunggal Jaya dan Desa Dwi Warga Tunggal Jaya di Kecamatan Banjar Agung (II). Kemudian Desa Purwa Jaya di Kecamatan Banjar Margo.

"Hingga saat ini tim gabungan terus melakukan kajian cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan puing,” ucap Raditya.

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi hingga Jumat (22/5) di wilayah Lampung dan sebagian besar wilayah barat Pulau Sumatera.

"Masyarakat diminta untuk dapat melakukan antisipasi terhadap kemungkinan dampak terburuk yang bisa saja terjadi,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Jawapos
Kategori:Lampung, Olympic
wwwwww