Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
22 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
2
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
22 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
3
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
22 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
4
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
23 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
5
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
21 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
6
Cegah Penularan Covid-19 di 'Rest Area', Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Kesehatan
19 jam yang lalu
Cegah Penularan Covid-19 di Rest Area, Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka

Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro. (Foto: Ist.)
Kamis, 28 Mei 2020 23:54 WIB
WONOSOBO - Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro, mendorong agar pemerintah daerah dan masyarakat satu pandangan untuk segera membuka blokade jalan ataupun portal akses keluar-masuk dusun.

Langkah ini, dinilai sejalan dengan rencana penerapan 'Now Normal' yang dimaksudkan pemerintah pusat agar aktivitas sosial ekonomi rakyat tetap berjalan dalam pakem protokol kesehatan yang ketat.

"Saya menyarankan agar portal-portal di gang-gang masuk yang hanya dilewati warga lokal sebaiknya dibuka kembali agar aktifitas masyarakat berjalan lancar dan ekonomi kembali menggeliat," kata Suwondo kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Sejauh ini, kata Suwondo, portal-portal akses dusun tersebut tak sepenuhnya efektif dan justru menimbulkan banyak permasalahan.

Ada warga antar dusun yang berkelahi karena penutupan jalan, warga dilaporkan ke kepolisian karena membongkar portal, sesama warga saling adu mulut atau bahkan saling baku hantam hanya gara-gara penutupan akses jalan. Belum lagi, pengaturan penjagaan pos-pos di portal-portal tersebut juga relatif tak memenuhi protokol kesehatan. Berkumpulnya sejumlah pemuda di pos dan titik portal misalnya, tentu bertentangan dengan pakem physical distancing.

Ia berharap, pembukaan kembali akses jalan dusun ini bisa segera dilakukan, "tentunya setelah ada musyawarah antara sesama warga dusun,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, GoNews Group, Lingkungan
wwwwww