Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
11 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka

Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro. (Foto: Ist.)
Kamis, 28 Mei 2020 23:54 WIB
WONOSOBO - Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro, mendorong agar pemerintah daerah dan masyarakat satu pandangan untuk segera membuka blokade jalan ataupun portal akses keluar-masuk dusun.

Langkah ini, dinilai sejalan dengan rencana penerapan 'Now Normal' yang dimaksudkan pemerintah pusat agar aktivitas sosial ekonomi rakyat tetap berjalan dalam pakem protokol kesehatan yang ketat.

"Saya menyarankan agar portal-portal di gang-gang masuk yang hanya dilewati warga lokal sebaiknya dibuka kembali agar aktifitas masyarakat berjalan lancar dan ekonomi kembali menggeliat," kata Suwondo kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Sejauh ini, kata Suwondo, portal-portal akses dusun tersebut tak sepenuhnya efektif dan justru menimbulkan banyak permasalahan.

Ada warga antar dusun yang berkelahi karena penutupan jalan, warga dilaporkan ke kepolisian karena membongkar portal, sesama warga saling adu mulut atau bahkan saling baku hantam hanya gara-gara penutupan akses jalan. Belum lagi, pengaturan penjagaan pos-pos di portal-portal tersebut juga relatif tak memenuhi protokol kesehatan. Berkumpulnya sejumlah pemuda di pos dan titik portal misalnya, tentu bertentangan dengan pakem physical distancing.

Ia berharap, pembukaan kembali akses jalan dusun ini bisa segera dilakukan, "tentunya setelah ada musyawarah antara sesama warga dusun,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Badminton, Lingkungan
wwwwww