Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
24 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
2
Kata Hetifah tentang PJJ 'Hybrid'
DPR RI
19 jam yang lalu
Kata Hetifah tentang PJJ Hybrid
3
Lukman Edy: Erick Thohir Membangun Sinergi BUMN dengan TNI-Polri
Ekonomi
23 jam yang lalu
Lukman Edy: Erick Thohir Membangun Sinergi BUMN dengan TNI-Polri
4
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
Politik
10 jam yang lalu
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
5
Ety Toyib Lolos dari Hukuman Mati, Kepala BP2MI: Ini Berkat Kerja Kolaboratif Pemerintah dan Ormas Islam
Ekonomi
23 jam yang lalu
Ety Toyib Lolos dari Hukuman Mati, Kepala BP2MI: Ini Berkat Kerja Kolaboratif Pemerintah dan Ormas Islam
6
Bamsoet: Masuki Pola Hidup Baru, Digitalisasi Pemilu Perlu Dikembangkan
Politik
24 jam yang lalu
Bamsoet: Masuki Pola Hidup Baru, Digitalisasi Pemilu Perlu Dikembangkan
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Belum Diketahui Penyebabnya, Oknum Polisi di Sumut Tembak Diri Sendiri hingga Tewas

Belum Diketahui Penyebabnya, Oknum Polisi di Sumut Tembak Diri Sendiri hingga Tewas
Rabu, 03 Juni 2020 19:48 WIB
MEDAN - Seorang oknum kepolisian yang berinisial MAP (36) berpangkat Bripka di Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, ditemukan tewas dengan luka tembakan dari dagu tembus ke kepala.

Ia diduga tewas dengan menembak diri sendiri.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi Rabu, membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya, benar," ujarnya kepada wartawan.

Informasi dihimpun, aksi bunuh bunuh diri dari personel yang bertugas di Polsek Rambutan Polres Tebing Tinggi pertama kali diketahui setelah warga sekitar dikejutkan dengan letusan senjata api yang berasal dari rumah ibu korban.

Ibu korban yang penasaran kemudian melakukan pengecekan ke kamar korban. Saat dicek, korban ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala dan satu pucuk senjata api ditemukan tak jauh dari korban.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Sementara jenazah MAP dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk penyelidikan lebih lanjut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Antara
Kategori:Umum, Peristiwa, Sumatera Utara

wwwwww