Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
17 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
22 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
21 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
22 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
22 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
21 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  Internasional

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS
(Foto: The Inquirer via Instagram Rainsforthegreat)
Rabu, 03 Juni 2020 17:08 WIB
JAKARTA - Rainey A. Backues, pria bertato peta Indonesia yang tertangkap kamera sedang melempar semacam kotak ke arah perusahaan layanan jasa finansial Wells Fargo di Philadelphia, Amerika Serikat pada Sabtu (30/5/2020), mengaku menyesal dan meminta maaf.

"Aku ingin meminta maaf pada gerakan Black Lives Matter serta kepada para pengunjuk rasa yang secara sah menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan ketidakadilan saat ini yang kita semua saksikan," kata dia.

Dia mengaku, awalnya tak berniat sama sekali untuk ikut merusuh. Awalnya dia hanya bersepeda lewat (jalan) Center City, namun seiring hari yang makin gelap sementara kerusuhan masih berlanjut Ia merasakan amarah atas ketiadilan dalam dirinya tak bisa lagi Ia bendung.

"Namun saya sekarang menyesal bahwa kemarahan dan dorongan untuk tidak berdiam diri terlalu cepat berubah menjadi aksi yang menghancurkan harta benda," kata dia dikutip dari akun Instagram @rainsforthegreat, Rabu (3/6/2020).

Terkait dengan Tato peta Indonesia miliknya, Ia menjelaskan, Ia memang lahir di Pulau Jawa, Indonesia. "Saya adalah warga negara AS yang dinaturalisasi, saya juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia di Philadelphia,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Internasional, Peristiwa

wwwwww