Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Olympic

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak
Ilustrasi gempa. (tribunnews)
Kamis, 04 Juni 2020 07:56 WIB
JAKARTA - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kota Sabang, Aceh pada Kamis (4/6/2020) pagi, pukul 05.31 WIB.

Dikutip dari Okezone.com, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa yang mengguncang Kota Sabang itu merupakan jenis gempa dangkal.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,50 Lintang Utara dan 95,33 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 kilometer arah tenggara Banda Aceh pada kedalaman 10 kilometer.

''Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera, tepatnya pada Segmen Aceh,'' kata Daryono dalam keterangan tertulis diterima Okezone.

Menurutnya, dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Sabang III MMI dan Banda Aceh dan Aceh Besar II MMI.

Namun demikian, lanjut dia, informasi terbaru menunjukkan bahwa gempa ini berdampak kerusakan beberapa bangunan di Keunekai, Sabang.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 6.40 WIB sudah tercatat 8 kali aktivitas gempa terdiri dari 2 gempa pembuka/gempa pendahuluan (foreshocks), kemudian disusul gempa utama (mainshock), dan selanjutnya diikuti serangkaian 5 gempa susulan (aftershocks).

Segmen sesar Aceh adalah salah satu segmen sesar aktif sehingga dapat terjadi akumulasi tegangan (stress) kulit bumi di bagian Utara Sesar Besar Sumatra. Setelah Gempa Aceh 2004 tampak di zona segmen Sesar Aceh ini aktivitas gempanya relatif sepi dari gempa signifikan.

Kondisi semacam ini dapat disebut sebagai ''seismic gap'', yaitu zona sepi gempa meski sesarnya aktif, hingga satu saat di zona ini dapat terjadi gempa signifikan. Untuk itu Segemen Aceh ini menjadi salah satu segmen sesar aktif yang patut diwaspadai.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Olympic
wwwwww