Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kata Hetifah tentang PJJ 'Hybrid'
DPR RI
21 jam yang lalu
Kata Hetifah tentang PJJ Hybrid
2
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
3
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
Politik
11 jam yang lalu
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
4
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
9 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
5
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
6
Permintaan CSR ke Inalum, Pimpinan DPR: Sudah Sesuai Peraturan Perundangan
Politik
9 jam yang lalu
Permintaan CSR ke Inalum, Pimpinan DPR: Sudah Sesuai Peraturan Perundangan
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak
Ilustrasi gempa. (tribunnews)
Kamis, 04 Juni 2020 07:56 WIB
JAKARTA - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kota Sabang, Aceh pada Kamis (4/6/2020) pagi, pukul 05.31 WIB.

Dikutip dari Okezone.com, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa yang mengguncang Kota Sabang itu merupakan jenis gempa dangkal.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,50 Lintang Utara dan 95,33 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 kilometer arah tenggara Banda Aceh pada kedalaman 10 kilometer.

''Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera, tepatnya pada Segmen Aceh,'' kata Daryono dalam keterangan tertulis diterima Okezone.

Menurutnya, dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Sabang III MMI dan Banda Aceh dan Aceh Besar II MMI.

Namun demikian, lanjut dia, informasi terbaru menunjukkan bahwa gempa ini berdampak kerusakan beberapa bangunan di Keunekai, Sabang.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 6.40 WIB sudah tercatat 8 kali aktivitas gempa terdiri dari 2 gempa pembuka/gempa pendahuluan (foreshocks), kemudian disusul gempa utama (mainshock), dan selanjutnya diikuti serangkaian 5 gempa susulan (aftershocks).

Segmen sesar Aceh adalah salah satu segmen sesar aktif sehingga dapat terjadi akumulasi tegangan (stress) kulit bumi di bagian Utara Sesar Besar Sumatra. Setelah Gempa Aceh 2004 tampak di zona segmen Sesar Aceh ini aktivitas gempanya relatif sepi dari gempa signifikan.

Kondisi semacam ini dapat disebut sebagai ''seismic gap'', yaitu zona sepi gempa meski sesarnya aktif, hingga satu saat di zona ini dapat terjadi gempa signifikan. Untuk itu Segemen Aceh ini menjadi salah satu segmen sesar aktif yang patut diwaspadai.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Peristiwa

wwwwww