Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
2
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
Sepakbola
10 jam yang lalu
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
3
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
Politik
23 jam yang lalu
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
4
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
Pendidikan
20 jam yang lalu
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
5
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
MPR RI
22 jam yang lalu
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
6
Jiwasraya 'Dirampok' dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jiwasraya Dirampok dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan

Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Jum'at, 05 Juni 2020 14:01 WIB
PALEMBANG - Video pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Corona asal Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, viral. Peti jenazah sempat terjatuh saat akan dimasukkan ke liang kubur hingga jenazah terlihat keluar dari peti. Begini detik-detik peristiwa itu.

Dilansir GoNews.co dari detikcom, Jumat (5/6/2020), ada sejumlah video terkait pemakaman itu yang beredar, mulai dari video berdurasi 2 menit hingga 7 menit. Di video itu terlihat petugas pemakaman memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Semula proses pemakaman berjalan lancar saat jenazah diletakkan di atas liang lahat. Terlihat ada 2 kayu penahan dan tali diletakkan untuk menahan peti jenazah itu.

Salah satu petugas memberi aba-aba agar petugas lain menarik kayu dan menahan tali sebelum peti dimasukkan. Namun pada hitungan ketiga, salah satu tali terlepas dan menyebabkan peti terjatuh.

Penutup peti terlihat terbuka. Jenazah yang berada di dalam peti keluar dan membuat orang-orang yang hadir histeris.

"Kurang ajar ini. Kalau nggak bisa jangan sok-sok bisa. Tidak usah pakai tim medis pak kalau tidak bisa," teriak salah seorang wanita dengan bahasa daerah ketika peti terjatuh. Di antara teriakan tersebut, terdengar juga ada suara orang-orang menangis.

Keluarga meminta petugas mengangkat jenazah yang telah terjatuh itu. Petugas dengan APD kemudian turun ke liang kubur dan mengangkat jenazah.

Ada juga terdengar suara orang yang memprotes proses pemakaman itu. Menurutnya, jenazah yang dimakamkan bukan positif Corona.

"Kalau positif Corona iya, ini tidak ada bukti positif. Sudah satu tahun ini ibu kami sakit diabetes, tahu nggak kamu," kata salah satu orang yang hadir di lokasi itu.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 PALI Junaidi Anuar membenarkan insiden itu. Menurutnya, insiden terjadi pada 22 Mei 2020.

"Pasien sudah ditetapkan sebagai PDP (Covid-19). Kejadian tanggal 22 Mei 2020," ujar Junaidi yang juga Kepala BPBD PALI.

Dia memastikan tak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa itu. Junaidi juga meminta maaf atas peristiwa yang terjadi.

Peti di Sumsel, Satgas Beri Penjelasan

"Saya selaku Ketua gugus menghaturkan permohonan maaf terkhusus kepada keluarga almarhumah dan umumnya masyarakat PALI. Semua ini tidak sama sekali faktor kesengajaan, mungkin semata mata faktor kelelahan yang dihadapi tim," tutur Junaidi

"Sekali lagi kami mohon maaf kepada keluarga dan kepada Allah SWT kami mohon ampun. Namun, semua ini akan kami jadi pembelajaran ke depannya," sambung Kepala BPBD PALI ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Kesehatan, Sumatera Selatan

wwwwww