Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
18 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
10 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
15 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
15 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Panen Padi saat Pandemi Corona di Teluk Meranti, Bupati Pelalawan: Pertanian Kebutuhan Kita

Panen Padi saat Pandemi Corona di Teluk Meranti, Bupati Pelalawan: Pertanian Kebutuhan Kita
Bupati Pelalawan, HM Harris bersama Ketua DPRD Adi Sukemi ST MM, panen padi di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Minggu (7/6/2020).
Rabu, 10 Juni 2020 21:50 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan, HM Harris panen padi bersama kelompok tani Lintas Bono Tanjung Gosik, Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Panen padi itu menambah persediaan gabah di tengah pandemi virus Corona. Sehingga masyarakat tidak hanya mengandalkan pasokan beras dari luar daerah.

Panen padi di sawah seluas 22 hektar tersebut, Bupati bersama Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi ST MM. Turut mendampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pelalawan.

Camat Teluk Meranti, Zakirman mengatakan, lahan pertanian padi seluas 22 hektare yang dikelola oleh kelompok Lintas Bono Tanjung Gosik, Desa Petodaan dapat menghasilkan 2 ton padi per hektar.

"Setahun dapat 3 kali panen. Untuk setiap 1 hektarnya rata-rata dapat menghasilkan 2 ton padi," sebutnya.

Zakirman mengatakan, keberhasilan panen perdana di areal pesawahan kelompoknya tidak lepas dari andil semua pihak. "Berkat bantuan alat dari pemerintah, sekarang petani kita sudah modern dalam mengelola lahan pertanian," ungkapnya.

https://www.gonews.co/assets/imgbank/12062020/gonews_xcpxw_716.jpgBupati Pelalawan, HM Harris bersama Ketua DPRD Adi Sukemi ST MM, panen padi di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Minggu (7/6/2020).

Bupati Pelalawan pada kesempatan ini menyampaikan, terimakasih kepada anggota kelompok tani yang gigih mengolah lahan sampai panen di tengah wabah Covid-19. Dikatakannya, saat ini pertanian sudah menjadi kebutuhan.

"Pertanian adalah kebutuhan kita. Pertanian padi Pelalawan, untuk Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar seluruhnya ada 7.200 hektare dan yang terluas di Kuala Kampar. Kedepan pertanian akan terus kita kembangkan," tandasnya.

Pada kesempatan ini Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi prihatin dengan kondisi saat ini. Pasalnya, sudah sangat jarang generasi muda yang mau terjun ke bidang pertanian.

"Sekarang sudah jarang yang mau terjun ke pertanian. Makanya ini juga harus didorong oleh pusat dan dearah kalau pertanian ini sangat menjanjikan dan keuntungan," katanya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan pertanian. Masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Lahan yang tidur agar dimanfaatkan jadi lahan peratnian. Lahan jangan lagi diperjual belikan kepada orang luar dan lahan pertanian juga jangan dirubah fungsikan," pesannya. (adv)

Kategori:Riau, Pemerintahan

wwwwww