Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
7 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
2
Survei LKPI: Nina Dai Bahtiar Unggul di Pilbup Indramayu karena Rakyat Kecewa Politik Dinasti
Politik
23 jam yang lalu
Survei LKPI: Nina Dai Bahtiar Unggul di Pilbup Indramayu karena Rakyat Kecewa Politik Dinasti
3
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
2 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
4
Kompolnas Soroti Kasus Pemalsuan Label SNI Rugikan Negara Rp2,7 Triliun
Hukum
23 jam yang lalu
Kompolnas Soroti Kasus Pemalsuan Label SNI Rugikan Negara Rp2,7 Triliun
5
Kawasan Wisata Terhambat Maju karena Sinyal, Mukhlis Minta Bantuan Operator
DPR RI
23 jam yang lalu
Kawasan Wisata Terhambat Maju karena Sinyal, Mukhlis Minta Bantuan Operator
6
Demi Perlancar Dana Pelatnas, Zaki Makarim Jadi Plt Ketua Umum PB PASI
Olahraga
23 jam yang lalu
Demi Perlancar Dana Pelatnas, Zaki Makarim Jadi Plt Ketua Umum PB PASI
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Jera, Pelaku Illegal Logging Masih Beroperasi di Taman Nasional Tesso Nilo Riau

Tak Jera, Pelaku Illegal Logging Masih Beroperasi di Taman Nasional Tesso Nilo Riau
Illegal Logging (Dok. TNI)
Minggu, 14 Juni 2020 18:25 WIB
PEKANBARU - Pelaku illegal logging di Riau seakan tidak pernah jera meski acapkali dipergoki bahkan ditangkap petugas.

Seperti kejadian di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau. Tim Patroli Karhutla Kodim Kampar dan Polhut menemukan aktivitas illegal logging. Namun sayang para pelaku perambah hutan melarikan diri.

"Tim gabungan patroli Karhutla menemukan aktivitas perambahan hutan di Tesso Nilo. Kayu yang dirambah jenis kayu kulim," kata Babinsa Koramil 04 Pangkalan Kuras Kodim 0313/KPR, Serka Samsul, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (14/6/2020).

Samsul menjelaskan, tim gabungan ini awalnya melakukan patroli rutin dalam pencegahan Karhutla. Namun, ketika masuk ke TNTN, ditemukan ada jejak perambahan hutan.

"Lokasi perambahan di sektor Langcang Kuning, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan," kata Samsul.

Dijelaskan, tumpukan kayu alam yang dirambah ditemukan pada Sabtu (13/6). Penemuan ini juga bersama masyarakat peduli api (MPA).

"Di lokasi ditemukan hasil perambahan bahan setengah jadi. Para pelaku diperkirakan sudah melarikan diri saat tim gabungan menemukan jejak perambahan," kata Samsul.

Setelah menemukan barang bukti, sambung Samsul, tim langsung melakukan pemusnahan.

"Barang bukti yang telah diolah ada 20 meter kubik kita musnahkan dengan cara kayu dicincang agar tidak bisa dipergunakan," tutup Samsul.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Riau

wwwwww