Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
18 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
4 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
3
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
4 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
5 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
4 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti
Kesehatan
5 jam yang lalu
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti
Home  /  Berita  /  Umum

Nikahi Nenek 72 Tahun, Yani Berharap Istrinya Hamil dan Lahirkan 2 Anak

Nikahi Nenek 72 Tahun, Yani Berharap Istrinya Hamil dan Lahirkan 2 Anak
Nuryani (36) dan istrinya, Yatemi.
Senin, 15 Juni 2020 22:23 WIB
NGANJUK - Cinta tak pandang usia. Itulah yang terjadi dengan Nuryani. Pria berusia 36 tahun ini jatuh cinta kepada Yatemi, wanita berumur 72 tahun.

Dikutip dari detik.com, untuk membuktikan cintanya, duda warga Dusun Dolopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur itu, menikahi pujaan hatinya tersebut pada Kamis (11/6/2020), dengan mas kawin Rp100 ribu.

Meski menyadari Yatemi sudah lanjut usia, namun Nuryani tetap berhadap istrinya hamil dan melahirkan anak. Bahkan Nuryani berharap mendapat dua anak dari Yatemi.

''Ya masih pengen punya anak nanti. Ingin dua anak,'' ujar Nuryani kepada detikcom di rumahnya, Dusun Dolopo, Desa Kepel, Senin (15/6/2020).

Mendengar keinginan Nuryani tersebut, Yatemi hanya tertawa.

Yatemi mengaku mengagumi ketampanan Nuryani. Menurutnya, benih cinta mereka sudah tumbuh dalam setahun terakhir.

''Ganteng, baik orangnya,'' ujarnya.

Mereka berencana berbulan madu ke Wisata Air Terjun Sedudo, jika pandemi Covid-19 sudah berakhir.

''Ingin ke Sedudo nanti kalau corona sudah hilang,'' lanjut Nuryani.

Pernikahan mereka digelar sederhana pada Kamis (11/6). Meski begitu, pernikahan itu berkesan karena disaksikan Kapolsek, camat dan kepala desa setempat. Yang hadir dibatasi, hanya anak, cucu dan keluarga dekat. Itu dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. ***

Editor:hasan b
Kategori:Umum

wwwwww