Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
14 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Hari Nur Berharap Berjalan Lancar

Hari Nur Berharap Berjalan Lancar
Minggu, 21 Juni 2020 15:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - Kepastian PSSI tetap melanjutkan kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 pada September atau Oktober mendatang mendapat respon beragam dari berbagai pihak terutama para pemain. 

Salah satunya adalah bomber PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto yang menyambut baik serta bersyukur atas kembali bergulirnya kompetisi. 

Seiring dengan kepastian soal kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020, pemain yang identik dengan nomor 22 memiliki harapan. Hari Nur berharap kompetisi Shopee Liga 1 2020 dapat berjalan baik dan lancar hingga akhir musim.

“Kompetisi harapannya semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Hari.

Hari Nur juga mengaku tak kaget jika sewaktu-waktu tim pelatih PSIS memanggilnya berkumpul kembali untuk melakukan persiapan jelang bergulirnya kompetisi. 

Dia mengaku selama tim diliburkan tetap terus menjaga kebugaran fisiknya dengan berlatih secara mandiri. Selain itu dia juga ikut sparing bersama rekan-rekan di sekitar rumahnya untuk menjaga feeling ball sehingga dia dalam kondisi 100% siap ketika kompetisi kembali bergulir.

“Kalau latihan ya tetap latihan. Tapi pasti beda latihan individu dengan latihan bersama. Kalau bersama tim kan sudah di program lalu jelas tujuannya untuk pertandingan jadi fisik dan taktik dapat,” tandasnya. ***

wwwwww