Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usai Marah dan Usir Bos Inalum Saat Rapat, Ujungnya Anggota DPR Minta Dana CSR
Peristiwa
24 jam yang lalu
Usai Marah dan Usir Bos Inalum Saat Rapat, Ujungnya Anggota DPR Minta Dana CSR
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
6 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Survei LKPI: Nina Dai Bahtiar Unggul di Pilbup Indramayu karena Rakyat Kecewa Politik Dinasti
Politik
22 jam yang lalu
Survei LKPI: Nina Dai Bahtiar Unggul di Pilbup Indramayu karena Rakyat Kecewa Politik Dinasti
4
Kompolnas Soroti Kasus Pemalsuan Label SNI Rugikan Negara Rp2,7 Triliun
Hukum
22 jam yang lalu
Kompolnas Soroti Kasus Pemalsuan Label SNI Rugikan Negara Rp2,7 Triliun
5
Ribut dengan Dirut Inalum saat Rapat, Ini Koleksi Kendaraan Anggota DPR asal Riau M Nasir
Politik
24 jam yang lalu
Ribut dengan Dirut Inalum saat Rapat, Ini Koleksi Kendaraan Anggota DPR asal Riau M Nasir
6
Kawasan Wisata Terhambat Maju karena Sinyal, Mukhlis Minta Bantuan Operator
DPR RI
23 jam yang lalu
Kawasan Wisata Terhambat Maju karena Sinyal, Mukhlis Minta Bantuan Operator
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

PSSI Janjikan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Secara Ketat

PSSI Janjikan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Senin, 22 Juni 2020 22:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PSSI menjanjikan lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 dan 2 di Indonesia yang akan bergulir September atau Oktober nanti akan berjalan dengan suasana berbeda. Pelaksanaan dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan dan tatanan kebiasaan baru yang digariskan pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam program ‘Indonesia Menyapa’ Radio Republik Indonesia, Minggu 21 Juni 2020.

Pada talk show live yang dipandu presenter Desy Natalia ini, Iriawan tampil membawakan tema ‘Sepak Bola Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19’.

“Kami sudah membuat sebelas buku panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan kompetisi di masa Covid-19. Komunikasi dengan klub dan Asprov juga terus kami lakukan,” kata Iriawan.

Terkait kehadiran penonton dalam stadion, Ketua Umum PSSI menyatakan akan mengkaji lebih mendalam persoalan ini.

“Memang Menteri Kesehatan sudah menyatakan bisa saja penonton hadir dalam kegiatan olahraga dengan aturan-aturan ketat, tapi kami akan kaji. Karena pertandingan toh akan disiarkan juga lewat televisi,” kata Iriawan.

Untuk itu, jika nanti diputuskan liga berlangsung tanpa penonton, dengan segala kerendahan hati, Ketua Umum PSSI berharap para suporter tidak hadir ke stadion maupun menggelar acara-acara nonton bareng di kafe.

“Silakan saksikan di televisi. Kami akan siapkan atmosfer di stadion bisa hidup meski tanpa penonton, sebagaimana liga-liga di Eropa yang kini berjalan di masa Covid-19,” jelasnya.

Iriawan menggarisbawahi, klub-klub peserta liga telah sepakat mengutamakan kepentingan nasional dengan mengikuti kompetisi yang akan bergulir lagi.

“Kita harus optimistis untuk menggulirkan kembali liga. Bagaimanapun FIFA menilai aktivitas setiap federasinya di masa Covid-19 ini. Apalagi negara-negara tetangga kita juga sudah menggelar kompetisi liga, menyesuaikan kondisi dengan penanganan Covid masing-masing,” urainya.

Selain membahas persiapan bergulirnya kompetisi liga, pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu juga memaparkan persiapan timnas U-19 menghadapi Piala Dunia U-20 2021.

“Latihan secara daring terus dilakukan, tapi dalam waktu dekat akan kita panggil untuk bertemu secara langsung,” jelasnya.

Iwan Bule menjelaskan, timnas akan berjuang keras sesuai harapan publik di Piala Dunia U-20 2021. “Kita akan berjuang maksimal di sana,” kata mantan Kapolda NTB, Jabar dan Metro Jaya itu. ***


wwwwww