Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

PSSI Janjikan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Secara Ketat

PSSI Janjikan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Senin, 22 Juni 2020 22:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PSSI menjanjikan lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 dan 2 di Indonesia yang akan bergulir September atau Oktober nanti akan berjalan dengan suasana berbeda. Pelaksanaan dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan dan tatanan kebiasaan baru yang digariskan pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam program ‘Indonesia Menyapa’ Radio Republik Indonesia, Minggu 21 Juni 2020.

Pada talk show live yang dipandu presenter Desy Natalia ini, Iriawan tampil membawakan tema ‘Sepak Bola Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19’.

“Kami sudah membuat sebelas buku panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan kompetisi di masa Covid-19. Komunikasi dengan klub dan Asprov juga terus kami lakukan,” kata Iriawan.

Terkait kehadiran penonton dalam stadion, Ketua Umum PSSI menyatakan akan mengkaji lebih mendalam persoalan ini.

“Memang Menteri Kesehatan sudah menyatakan bisa saja penonton hadir dalam kegiatan olahraga dengan aturan-aturan ketat, tapi kami akan kaji. Karena pertandingan toh akan disiarkan juga lewat televisi,” kata Iriawan.

Untuk itu, jika nanti diputuskan liga berlangsung tanpa penonton, dengan segala kerendahan hati, Ketua Umum PSSI berharap para suporter tidak hadir ke stadion maupun menggelar acara-acara nonton bareng di kafe.

“Silakan saksikan di televisi. Kami akan siapkan atmosfer di stadion bisa hidup meski tanpa penonton, sebagaimana liga-liga di Eropa yang kini berjalan di masa Covid-19,” jelasnya.

Iriawan menggarisbawahi, klub-klub peserta liga telah sepakat mengutamakan kepentingan nasional dengan mengikuti kompetisi yang akan bergulir lagi.

“Kita harus optimistis untuk menggulirkan kembali liga. Bagaimanapun FIFA menilai aktivitas setiap federasinya di masa Covid-19 ini. Apalagi negara-negara tetangga kita juga sudah menggelar kompetisi liga, menyesuaikan kondisi dengan penanganan Covid masing-masing,” urainya.

Selain membahas persiapan bergulirnya kompetisi liga, pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu juga memaparkan persiapan timnas U-19 menghadapi Piala Dunia U-20 2021.

“Latihan secara daring terus dilakukan, tapi dalam waktu dekat akan kita panggil untuk bertemu secara langsung,” jelasnya.

Iwan Bule menjelaskan, timnas akan berjuang keras sesuai harapan publik di Piala Dunia U-20 2021. “Kita akan berjuang maksimal di sana,” kata mantan Kapolda NTB, Jabar dan Metro Jaya itu. ***

wwwwww