Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Rizki Sadiq: Pancasila Sudah Final, Tak Bisa Diganggu Gugat

Rizki Sadiq: Pancasila Sudah Final, Tak Bisa Diganggu Gugat
Minggu, 28 Juni 2020 19:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BLITAR - Anggota MPR RI dari daerah pemilihan JawaTimur VI, Rizki Sadig, dengan tegas mengatakan, Pancasila tidak bisa diubah dan kedudukannya sebagai Ideologi bangsa sudah final.

Demikian diungkapkan Anggota DPR dari Fraksi PAN ini, saat menyampaikan pesan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Rumah Makan, Sananwetan, Blitar, Jawa Timur beberapa hari yang lalu.

Untuk itu, Riski Sadig mengajak semua elemen bangsa termasuk masyarakat supaya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republika Indonesia. "Mari kita semua bersama - sama memelihara prinsip Bhinneka Tunggal Ika, dengan mengamalkan UUD 1945, menjadikan Pancasila tetap sebagai falsafah kehidupan Berbangsa dan Bernegara," ujarnya.

"Pancasila sudah final dan mengikat sehingga tidak bisa diganggu gugat, Pancasila harga mati, tak wajar jika ada upaya "mengakali" Pancasila, dengan berbagai argumentasi yang mengada - ada untuk menambah atau mengurangi nilai dan jumlah sila dalam Pancasila," tegas Rizki.

Pancasila kata Dia, sudah disepakati oleh pendiri bangsa dan founding fathers saat era perjuangan kemerdekaan 1945 yang dituangkan ke dalam UUD RI 1945.

"Dan yang pasti Pancasila juga sudah diperkuat dengan amandemen UUD RI tahun 2002 lalu," tandasnya.***

wwwwww