Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
22 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
23 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
23 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
4
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
12 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
5
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
12 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
6
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
12 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
Home  /  Berita  /  DPR RI

'Resuffle' Tiga Kementerian, Mardani Tunggu Aksi Presiden dalam Sepekan

Resuffle Tiga Kementerian, Mardani Tunggu Aksi Presiden dalam Sepekan
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). (Gambar: Tangkapan layar video Setpres)
Senin, 29 Juni 2020 10:07 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi bidang Pemerintahan, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi DPR RI, Mardani Ali Sera, mengapresiasi Presiden Jokowi yang telah bersikap tegas dan jelas dalam pidatonya di Sidang Kabinet 18 Juni 2020, lalu. Politisi PKS ini berharap, ketegasan Presiden tak berhenti di sebatas pernyataan.

"Sepekan paling lambat, mesti ada tindak lanjut aksi dan keputusan tegas dan jelas dari pernyataan itu," kata Mardani kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Jika tidak ada aksi, menurut Mardani, "maka Pak Jokowi justru yang disebut tidak punya sense of crisis,".

Dalam pidato di hadapan para pimpinan Kementerian dan Lembaga Negara tersebut, Presiden menyatakan ketidakpuasannya pada kinerja jajarannya dalam penanggulangan pandemi. Presiden juga menyatakan bahwa Ia telah berpikir soal resuffle dan pembubaran lembaga.

Dalam video pidato presiden yang dipublikasikan kanal Youtube Setpres pada Minggu (28/6/2020) itu, Presiden menekankan pentingnya jajaran kabinet memiliki sense of crisis di masa pandemi. Kerja-kerja penanggulangan Pandemi ditegaskan presiden, harus secara extraordinary dan menerapkan manajemen krisis.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyinggung kementerian bidang kesehatan, ekonomi, sosial yang belum cukup menunjukkan hasil kerja signifikan dalam penanggulangan pandemi. Presiden, mendorong percepatan belanja kementerian agar bisa men-trigger ekonomi.

Menurut Mardani, ketiga Kementerian tersebut memang tulang punggung penjaga rakyat di masa krisis Pandemi Covid-19 saat ini. Sikap kerja yang biasa memang tidak akan mampu memenangkan 'pertempuran'.

"Tiga kementerian ini, dalam sepekan mesti mampu menunjukkan aksi luar biasa. Jika tidak, sepakat ketiganya mesti 'disegarkan'" tandas Mardani.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Politik, Pemerintahan

wwwwww