Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Nasional

KRI Teluk Jakarta Karam di Perairan Masalembo

KRI Teluk Jakarta Karam di Perairan Masalembo
KRI Teluk Jakarta 541. (hops.id)
Rabu, 15 Juli 2020 13:17 WIB
JAKARTA - Kapal milik TNI AL KRI Teluk Jakarta 541 karam di perairan Masalembo, Jawa Timur, Selasa (14/7/2020), sekitar pukul 09.00 WIB.

Dikutip dari Antaranews.com, kapal perang yang digunakan sebagai armada pendarat pasukan TNI AL itu tenggelam akibat kebocoran setelah diterjang gelombang cukup tinggi.

''Gelombang laut di sekitar lokasi saat kejadian cukup tinggi, antar 2,5 sampai dengan 4 meter,'' ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Mohamad Zaenal.

Menurut Zaenal, kapal tenggelam dan kini berada di kedalaman 90 meter di perairan Timur Laut Pulau Kangean.

Kapal perang yang digunakan sebagai armada pendarat itu diketahui sedang melaksanakan operasi dukungan laut untuk pergeseran logistik ke wilayah timur.

Sebanyak 54 anak buah kapal kemudian diselamatkan awak KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di lokasi. Adapun, 1 ABK lain ditolong oleh awak KM Dobonsolo milik PT Pelni.

KRI RE Martadinata-331 yang sedang berada di sekitar lokasi, pada Selasa malam dikabarkan sedang menunggu cuaca baik untuk transfer ABK. Selanjutnya, ABK akan dibawa ke Surabaya.

KRI Teluk Jakarta 541 saat ini masuk ke dalam Satuan Kapal Amfibi.

Kapal berjenis Frosch-1/Type 108 itu diproduksi oleh VEB Peenewerft, Wolgast, pada masa Jerman Timur masih ada.

Pada 1979, kapal itu digunakan untuk Angkatan Laut Jerman Timur. Indonesia membawanya untuk TNI AL sebagai salah satu paket pembelian sejumlah kapal perang eks Jerman Timur pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.***

Editor:hasan b
Sumber:antaranews.com
Kategori:Olympic, Nasional
wwwwww