Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerakan Bagi-bagi Jutaan Masker bisa Berlangsung Lebih Lama
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Gerakan Bagi-bagi Jutaan Masker bisa Berlangsung Lebih Lama
2
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
12 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
3
Buka Sidang Tahunan, Ketua MPR Apresiasi Kehadiran Presiden RI
MPR RI
19 jam yang lalu
Buka Sidang Tahunan, Ketua MPR Apresiasi Kehadiran Presiden RI
4
TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi
Kesehatan
18 jam yang lalu
TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi
5
Jalan Kaki 3 Km demi Tugas Sekolah, Novi Diberi HP oleh Polres Gunungkidul
Peristiwa
18 jam yang lalu
Jalan Kaki 3 Km demi Tugas Sekolah, Novi Diberi HP oleh Polres Gunungkidul
6
Tukang Kritik Diberi Bintang Jasa, Anis Matta: Kita Harus Belajar Cara Bernegara dan Berpolitik
Politik
17 jam yang lalu
Tukang Kritik Diberi Bintang Jasa, Anis Matta: Kita Harus Belajar Cara Bernegara dan Berpolitik
Home  /  Berita  /  MPR RI

'Sidang Tahunan MPR RI: Konvensi Ketatanegaraan dalam Rangka Laporan Kinerja Lembaga Negara'

Sidang Tahunan MPR RI: Konvensi Ketatanegaraan dalam Rangka Laporan Kinerja Lembaga Negara
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani (tengah). (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 17 Juli 2020 15:45 WIB
JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, kembali akan menggelar sidang tahunannya meski bangsa Indonesia masih dalam situasi pandemi Covid-19. Ini menjadi konvensi ketatanegaraan Negara Republik Indonesia.

Menurut Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, dengan tetap diselenggarakannya Sidang Tahunan MPR tahun 2020, "rakyat bisa melihat bahwa pimpinan negara, penyelenggara negara tidak kalah dengan Covid-19, tetap menjalankan aktivitasnya,".

Hal itu disampaikan Hidayat secara virtual, dalam diskusi bertajuk 'Sidang Tahunan MPR RI: Konvensi Ketatanegaraan dalam Rangka Laporan Kinerja Lembaga Negara' di ruang pers MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Turut hadir dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani. Arsul yang hadir secara fisik dalam diskusi tersebut menyatakan, sebagai sebuah konvensi, MPR sebetulnya telah mendesain agar sidang tahunan tersebut diselenggarakan dengan format yang bisa keluar dari sekedar seremonial.

"Masing-masing lembaga negara, 8 lembaga negara, bisa menyampaikan laporan kinerjanya. Sehingga laporan tidak tersentral disampaikan oleh Presiden," kata Arsul.

Tapi, kata Arsul, meskipun masing-masing lembaga negara telah menyepakati format tersebut, situasi pandemi membuat format tersebut belum bisa dilaksanakan pada gelaran Sidang Tahunan 14 Agustus 2020 mendatang.

Sebagian pihak menilai, format sidang tahunan yang demikian sebetulnya patut diapresiasi sebagai kado ulah tahun kemerdekaan bagi rakyat Indonesia. Dimana rakyat Indonesia bisa mengetahui kinerja-kinerja lembaga negara dalam menggapai cita-cita Bangsa. Tapi situasi pandemi, menjadikan format ideal tersebut belum tentu mungkin diterapkan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, MPR RI, Nasional

wwwwww