Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
18 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
16 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
19 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
4
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
16 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
18 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
18 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Hendro Siswanto Lebih Penting Kepastian

Hendro Siswanto Lebih Penting Kepastian
Senin, 20 Juli 2020 20:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Kapten Arema FC, Hendro Siswanto menyambut baik keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang memastikan Kompetisi Sepakbola Liga 1 berlanjut mulai 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021.

Kabar tersebut menjadi kabar baik yang melegakan bagi pemain seperti Hendro. “Ya alhamdulillah kalau sudah ada kepastian. Pasti tambah semangat pemain karena sudah ada pengumuman resmi,” terang pemain asal Tuban tersebut.

Akan tetapi bersamaan dengan kabar tersebut bahwa lanjutan kompetisi akan dilakukan tanpa penonton. Tidak sedikit yang menyayangkan keputusan karena banyak yang merasa bahwa kehadiran penonton adalah bagian dari nyawa kompetisi itu sendiri.

Akan tetapi Hendro punya pandangannya sendiri. Ia justru menilai PT LIB sudah mengambil keputusan terbaik dengan menjunjung tinggi keselamatan bersama. Pertandingan tanpa penonton sesuai dengan upaya-upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 yang masih menjadi ancaman di masyarakat.

“Kalau soal tidak ada penonton mungkin itu yang terbaik, karena Indonesia kan terus bertambah kasus Covid-nya. Jadi tanpa penonton lebih aman. Karena kesehatan nomor 1,” terang pemain yang sudah membela Arema FC selama sembilan musim tersebut.

“Suporter bisa tetap nonton di rumah, melalui layar kaca,” imbuhnya.

Meskipun bukan hal yang menyenangkan untuk dilakukan namun semua pihak harus berani berkorban untuk membuat satu keputusan besar.

Lagi pula perkembangan media saat ini juga memungkinkan suporter tetap dekat dengan pemain meskipun berada di rumah. Sehingga dukungan pun tidak terputus meskipun terpisah jarak.“Saat ini kita harus sabar dulu biar keadaan kembali pulih, supaya suporter bisa kembali nonton di stadion,” paparnya.

“Pasti beda rasanya bermain tanpa penonton, tapi kami tetap bermain sepenuh hati untuk mendapatkan 3 poin,” tandas pemain yang baru dikaruniai dua putra kembar tersebut. ***

wwwwww