Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
13 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
15 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
3
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
13 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
4
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
14 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
5
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
13 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
6
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
6 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Kerja Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional Diharap bisa Cegah Krisis Sosial

Kerja Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional Diharap bisa Cegah Krisis Sosial
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. (Foto: Ist./Puspen Kemendagri)
Selasa, 21 Juli 2020 18:19 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyatakan, ekonomi dan kesehatan harus diselamatkan dari dampak Pandemi Covid-19. Muaranya, adalah pencegahan terjadinya krisis sosial.

Hal itu disampaikan mantan Kapolri ini ketika menanggapi pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional oleh Presiden.

Dengan memprioritaskan penanganan Covid-19 yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi, kata Tito di Mataram, Selasa (21/7/2020), diharapkan "krisis sosial tidak terjadi atau bisa diminimalisir,".

Disadari Pemerintah, Covid-19 memberikan efek domino, dari yang semula berdampak pada krisis kesehatan, menjadi masalah krisis ekonomi dan keuangan, bahkan krisis sosial. Sehingga Pemerintah memandang perlu dibentuk komite yang menangani Covid-19 dengan fokus pada dua persoalan tadi, yakni kesehatan dan ekonomi.

Sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2020, Ketua Komite dijabat oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan didampingi sejumlah wakil, yakni Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Sementara, Ketua Tim Pelaksana akan diemban oleh Erick Thohir yang akan bertugas mengoordinasikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang sebelumnya dikenal sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Letjen Doni Monardo dan Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diketuai oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan, Nasional, Kesehatan, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww