Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

Ahli Kesehatan Ungkap Pentingnya Pemurnian Virus, Lalu Seberapa Efektif Vaksin Sinovac?

Ahli Kesehatan Ungkap Pentingnya Pemurnian Virus, Lalu Seberapa Efektif Vaksin Sinovac?
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia (IAKMI), Dr. Hermawan Saputra (kanan). (Foto: KWP)
Kamis, 23 Juli 2020 16:03 WIB
JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia (IAKMI), Dr. Hermawan Saputra, menyatakan pentingnya Indonesia melakukan pemurnian virus corona yang ada di Indonesia guna mendapatkan vaksin yang efektif.

"Harusnya. Dan seharusnya pemerintah itu mendorong itu sejak awal," kata Hermawan usai gelaran diskusi di media center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Ia mengungkapkan, Indonesia memiliki peneliti-peneliti yang hebat dengan kepakaran yang sebenarnya sudah cukup lengkap.

Tetapi memang, lanjut Hermawan, "tentu ada teknologi, ada anggaran di situ, juga ada advokasi global,".

"Karena bicara vaksin itu ada kaitannya dengan perdagangan vaksin global. Jadi bagaimana meng-endorse agar bio farma sebagai BUMN bidang vaksin ini betul-betul mampu tampil secara global. Kenyataannya kan kita masih pada level nasional sekalipun ada beberapa produk yang mendunia, tapi ujicoba, penemuan, harusnya datang dari kita sendiri, ini yang kita harapkan," kata Hermawan.

Saat ini, Indonesia akan mengujicoba vaksin Covid-19 dari Sinovac, China. Terkait kerjasama tersebut, kata Hermawan, karena inisiatifnya bukan dari Indonesia, "mungkin proses (pemurnian, red) itu dilakukan di sana (Tiongkok, red). Kita tidak tahu sebenarnya di Indonesia seperti apa. Kita hanya dijadikan mitra dalam penelitian klinis level 3, ujicoba,".

"Jadi kalau ditanyakan proses (pemurnian, red) ini sebelumnya (di Indonesia, red), ya kita juga nggak tahu karena kita bukan orang (pihak, red) yang menginisiasi," ujar Hermawan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional
wwwwww