Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
Peristiwa
23 jam yang lalu
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
2
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
3
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
Peristiwa
23 jam yang lalu
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
4
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
Peristiwa
23 jam yang lalu
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
5
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
Sepakbola
14 jam yang lalu
Timnas Indonesia Alami Perkembangan Positif
6
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
Olahraga
14 jam yang lalu
Aegis Toxic Menangi Perang Saudara
Home  /  Berita  /  Politik

Harlah Ke-22 PKB, Gus Jazil: Konsen Menjaga 4 Pilar MPR

Harlah Ke-22 PKB, Gus Jazil: Konsen Menjaga 4 Pilar MPR
Jazilul Fawaid
Kamis, 23 Juli 2020 18:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Para ulama Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan berdirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, 23 Juli 1998. Dengan catatan sejarah tersebut, pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2020, PKB genap berusia 22 tahun. "Selaku Wakil Ketua MPR, saya mengucapkan selamat Hari Lahir (Harlah) PKB yang Ke-22 tahun,” ujar Jazilul Fawaid, Jakarta, 23 Juli 2020.

PKB menurut Jazilul yang akrab disapa Gus Jazil, lahir pada era reformasi yang berjuang untuk kemajuan Indonesia. "Kita terus berjuang tidak memandang suku, budaya, dan agama,” ujarnya.

“Mari kita bergerak bersama - sama demi bangsa Indonesia,” tambahnya.

Menurut pria kelahiran Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu PKB merupakan partai yang terbuka.

Lebih lanjut diungkapkan oleh Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu, PKB selalu menjadi partai yang membela, mengabdi, dan melayani rakyat. Sebagai pilar demokrasi, partainya akan tetap menjadi partai yang membela dan menjadi kekuatan yang mendorong kebijakan-kebijakan pro rakyat. Selalu bertekad memberi manfaat bagi masyarakat, “seperti lebah yang penuh kekeluargaan serta menghasilkan madu,” ujarnya.

Tak hanya itu keinginan PKB. Partai ini dikatakan senantiasa konsen menjaga 4 Pilar MPR. Pada usia yang ke-22, diibaratkan oleh Gus Jazil, seperti anak muda yang progresif dan penuh optimis.

Peringatan Harlah PKB tahun ini Gus Jazil terasa beda. Dunia dan ummat manusia tengah dicekam dengan pandemic Covid-19. Untuk itu dirinya mengajak kepada kader PKB merapatkan barisan dan melayani Indonesia guna menanggulangi pandemi Covid-19.

“Saya juga mengajak kader PKB untuk turun tangan menghadapi tantangan dan penurunan ekonomi,” ujarnya di sela-sela persiapan Harlah PKB ke-22. Pada Harlah tahun ini partai itu mengusung tema 'Aksi Melayani Indonesia'.
 
Dalam setiap peringatan Harlah , partai itu memberi hiburan kepada rakyat. Biasa mereka menggelar pertunjukan wayang kulit. Tahun ini disebut oleh Gus Jazil, pertunjukan wayang kulit juga akan digelar. “Namun karena masih menghadapi suasana pandemic Covid-19 maka pagelaran wayang kulit akan digelar secara virtual,” ungkapnya.

Dalam pertunjukan virtual lakon yang dibawakan mengangkat kisah ‘Pandawa Bangkit’ dengan dalang Ki Seno Nugroho. Sambil tersenyum Jazilul Fawaid mengatakan dirinya penasaran sebab baru kali ini ada pagelaran wayang secara virtual. “semua berharap pandemic Covid-19 segera berlalu dan kembali hidup normal untuk membangun bangsa,” tegasnya. ***

wwwwww