Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
10 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Peristiwa
17 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
3
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
Politik
17 jam yang lalu
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
4
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
5
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
11 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
6
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Industri Tambang Nasional Sumbangkan Ventilator Buatan UI ke RS Rujukan Covid-19

Industri Tambang Nasional Sumbangkan Ventilator Buatan UI ke RS Rujukan Covid-19
Jum'at, 24 Juli 2020 15:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pelaku industri pertambangan di Indonesia turut mengambil peran dalam upaya mendukung langkah pemerintah dalam menangani pasien coronavirus (Covid-19).

Salah satunya, PT Ceria Nugraha Indotama (CNI). Perusahaan tambang nikel yang tengah membangun smelter di Kabupaten Kolaka ini, menyumbangkan sejumlah fasilitas kesehatan untuk digunakan oleh para tenaga medis di Rumah Sakit Benjamin Guluh Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Bantuan tersebut berupa 3 (tiga) unit Ventilator COVENT-20 hasil karya Fakultas Teknik Universitas Indonesia , satu unit mobil ambulance dan sebuah bangunan sekolah PAUD.

Bantuan tersebut diserahkan oleh manajemen PT Ceria dan diterima langsung oleh Direktur RS Benjamin Guluh dan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, di Kolaka, Kamis (23/7/2020).

Bantuan Ventilator ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT. Ceria dalam meringankan kerja petugas medis untuk menyembuhkan pasien Covid-19 dan ikut mendukung arahan Presiden Jokowi untuk menggunakan produksi dalam negeri khususnya Alat Kesehatan.

Adapun ventilator COVENT-20 yang disumbangkan kepada rumah sakit merupakan bagian dari kerja sama strategis antara PT Ceria Nugraha Indotama dan Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

"Ventilator COVENT-20 ini telah dinyatakan lulus uji klinis manusia untuk mode ventilasi CMV (Continuous Mandatory Ventilation) dan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dari Kementerian Kesehatan," kata Manager legal PT Ceria, Moch Kenny Rochlim saat menyerahkan fasilitas tersebut.

Tim FTUI dalam memproduksi ventilator COVENT-20 melibatkan sejumlah industri dan perusahaan nasional dan melibatkan peran Alumni UI yang di koordinir oleh Cindar Hari Prabowo selaku ketua ILUNI FTUI.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UI Hendri Budianto menyatakan "Ini merupakan bagian dari bakti kami sebagai peneliti untuk mempersembahkan riset yang tidak hanya membantu perkembangan sains dan teknologi, tetapi juga riset dan inovasi yang mendorong kemandirian bangsa dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," terangnya.

COVENT-20 mampu memberikan ventilasi tekanan positif dengan mode CMV sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bagi pasien untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan bernapas dan perlu dikontrol oleh mesin (time-triggered).

Sedangkan mode CPAP dapat membantu pemberian oksigen kepada pasien yang masih sadar dan bernapas spontan.

Bupati Kolaka Ahmad Safei mengapresiasi langkah PT Ceria yang berkontribusi dalam upaya mendukung gerakan nasional penanganan Covid-19, khususnya di Kabupaten Kolaka. Apalagi, RS Benjamin Guluh sangat membutuhkan ventilator untuk pasien.

Dilain pihak, Safei juga mendukung penuh investasi PT Ceria yang saat ini tengah merampungkan pembangunan smelternya. Selain meningkatkan pendapatan negara, investasi PT Ceria juga menyerap tenaga kerja lokal yang jumlahnya mencapai 1600 orang.

"Bantuan ini akan sangat membantu para tenaga medis di Rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19," tandasnya.***


wwwwww