Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
Peristiwa
14 jam yang lalu
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
2
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
Peristiwa
21 jam yang lalu
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
3
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
Kesehatan
21 jam yang lalu
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
4
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
Internasional
23 jam yang lalu
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
5
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
Nasional
22 jam yang lalu
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
6
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Riyanto Abiyoso Rasakan Sentuhan Nil Maizar

Riyanto Abiyoso Rasakan Sentuhan Nil Maizar
Rabu, 29 Juli 2020 00:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN - Sosok pelatih menjadi yang paling berharga dalam perkembangan karir seorang pemain. Berkat tangan dingin polesan pelatih, seorang pemain sepak bola mampu terasah bakatnya dalam mengolah si kulit bundar. 

Demikianlah yang dirasakan oleh pemain muda Persela Lamongan, Riyanto Abiyoso. Bagi pemain yang akrab disapa Abi itu, kehadiran sosok pelatih Persela, Nil Maizar begitu berjasa baginya. 

Membela Persela di Shopee Liga 1 2020, Abi sudah mendapat kesempatan sebanyak tiga kali oleh Nil maizar. Abi menilai Nil bukan hanya sebagai seorang pelatih tapi juga motivator bagi para pemain Persela.

“Coach Nil sosok orang yang baik, tegas, disiplin dan juga motivator. Belum pernah, karena sebelum di Persela saya cuman main di Liga 3 ikut tim Persekap Kapuas,” ujar pemain kelahiran 18 Januari 1999 itu.

Abi berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Nil dan Persela yang mungkin sulit didapatkan dari pelatih dan tim lain. Untuk itu Abi bertekad memberikan yang terbaik bagi tim kebanggaan LA Mania dan Curva Boys itu. Meski telah mendapat kepercayaan diri, Abi enggan untuk berpuas diri.

“Yang jelas saya senang dan sangat berterima kasih sekali sama Coach Nil dan jajaran pelatih semua di Persela sudah memberi menit bermain kepada saya. Semoga kedepannya bisa memberi lebih lagi kepada persela,” tandasnya. ***

wwwwww