Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
2
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
21 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
3
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
21 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
4
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Ekonomi
16 jam yang lalu
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
5
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Peristiwa
21 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Internasional

AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19

AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Gambar: cnbcindonesia.com
Senin, 03 Agustus 2020 06:59 WIB
AMERIKA SERIKAT - Di bawah program Operation Warp Speed, AS telah memesan 300 juta dosis vaksin Covid-19 dari perusahaan farmasi ketika vaksin ditemukan. Vaksin ini akan diberikan berdasarkan rekomendasi dari para ahli kesehatan.

Mengutip CNBC Indonesia, Minggu (3/8/2020), Penasihat Presiden Trump bidang kesehatan, Anthony Fauci menyatakan, pekerja di sektor kesehatan akan menjadi yang pertama untuk mendapatkan vaksin yang dipesan tersebut.

Tapi, kata Fauci, "dengan waktu yang wajar, setiap orang Amerika akan mendapatkan vaksin pada 2021,".

Saat ini ada 4,5 juta warga AS yang terinfeksi Covid-19 di mana 150.000 lebih meninggal. Dalam beberapa minggu ini terjadi peningkatan kasus corona di selatan dan barat AS.

"Saya sangat optimistis kami akan mendapatkan vaksin pada akhir tahun ini dan tersedia pada 2021. Saya tidak berpikir ini sebagai mimpi Saya percaya vaksin Covid-19 akan segera menjadi kenyataan," ujar Anthony Fauci yang juga kepala National Institute of Ellergy and Infectious Disease,***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Internasional

wwwwww