Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
14 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Basket

Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah

Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Penampakan kerusakan Kota Beirut akibat ledakan dahsyat, Selasa petang. (detik.com)
Rabu, 05 Agustus 2020 19:49 WIB
BEIRUT - Ledakan dahsyat di Kota Beirut, Selasa (4/8/2020) petang, menyebabkan separuh ibu kota Lebanon itu mengalami kerusakan parah.

Dikutip dari detik.com yang melansir AFP, Gubernur Beirut, Marwan Aboud mengatakan, sekitar 300 ribu orang kehilangan rumah akibat ledakan tersebut.

''Saya pikir ada antara 250 ribu hingga 300 ribu orang yang sekarang tidak memiliki rumah,'' tutur Marwan Aboud, Rabu (5/8/2020).

Gubernur Aboud juga memperkirakan bahwa kerugian akibat ledakan dahsyat pada Selasa (4/8) waktu setempat mencapai sekitar US$ 3 miliar hingga US$ 5 miliar (Rp 43,6 triliun hingga Rp 72,8 triliun).

Ditambahkan Gubernur Aboud bahwa tim insinyur dan pakar teknis belum menyelesaikan penaksiran resmi soal besarnya nilai kerusakan akibat ledakan tersebut.

Namun disebutkan bahwa dua ledakan besar yang berpusat di area pelabuhan telah memicu dampak besar secara luas hingga ke lebih dari separuh Kota Beirut.

Sejauh ini, Palang Merah Lebanon menyebut lebih dari 100 orang meninggal dunia dan sekitar 4 ribu orang lainnya luka-luka akibat dua ledakan besar itu.

Sementara Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan ratusan orang dilaporkan hilang oleh keluarga masing-masing usai ledakan terjadi. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa jumlah korban meninggal masih bisa bertambah lagi.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic, Basket
wwwwww