Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
14 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
17 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
16 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
17 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Adara Relief Kerja Kemanusiaan Untuk Indonesia Mulia

Adara Relief Kerja Kemanusiaan Untuk Indonesia Mulia
Kamis, 06 Agustus 2020 18:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ada yang berbeda dari Rapat Kerja (Raker) semester pertama tahun 2020 Adara Relief Internasional (Adara), Kamis 6 Agustus lalu. Selain evaluasi dan pembahasan program semester berikutnya, terdapat sesi Serah Terima Jabatan dari Ketua Adara sebelumnya, Nurjanah Hulwani, kepada Sri Vira Chandra sebagai Ketua Adara berikutnya. Pada kesempatan ini pula, Sekretaris Jenderal berikutnya, Bannasari dikukuhkan.

Raker semester pertama diadakan di Ibis Style Hotel Simatupang dengan menjalankan protokol kesehatan Covid 19. Tujuan raker adalah untuk mengevaluasi program-program semester lalu dan merancang program-program ke depan terkait kondisi COVID19 agar misi kemanusiaan Adara tetap dapat berjalan.

Setelah memimpin selama 8 (delapan) tahun dan mengukuhkan fokus kerja kemanusiaan Adara, Nurjanah menyerahkan kelanjutan estafet perjalanan Adara kepada kepemimpinan selanjutnya.

Sebagai lembaga kemanusiaan, Adara terus mengupayakan peningkatan kerja di bidang kemanusiaan dengan fokus pada keluarga, perempuan, dan anak-anak Palestina. Untuk itu, Adara juga berperan aktif menginisiasi gerakan kepedulian nasional dengan membentuk Forum Ormas dan Lembaga Peduli Palestina.

Adara juga menjadi bagian dari Global Woman Coalition for Al Quds and Palestine (GWCQP), dan Asia Pasific Coalition for Al Quds and Palestine (ApWCQP). Peran Indonesia dalam ApWCQP sangat diperhitungkan. Hal ini ditandai dengan didapuknya Nurjanah Hulwani sebagai Ketua.

"Pergantian pimpinan adalah hal lumrah, tugas kemanusiaan sebenarnya ada di pundak setiap kita. Di manapun dan kapanpun. Posisi dan jabatan hanya sebuah sistem yang dibuat agar kerja-kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang optimal," tuturnya.

"Program dan kegiatan di Adara adalah wujud dari keinginan untuk terus menjadi bagian dari pendukung nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi arti kemerdekaan dan menentang penjajahan yang merusak nilai kemanusiaan," tambah Nurjanah saat menutup sambutannya.

Ketua Adara yang baru, Sri Vira Chandra bertedak menjaga kepercayaan yang diberikan. "Kepercayaan ini bagi saya adalah amanah besar yang tentunya tidak akan mungkin sanggup saya emban sendiri. Menjaga apa yang sudah diraih merawat dan mengembangkannya bukan tugas yang ringan. Dukungan semua pihak, baik jajaran pimpinan dan staff di Adara amat sangat berarti bagi saya," harapnya. 

Raker Semester Pertama tahun 2020 Adara Relief kemudian dilanjutkan dengan membahas evaluasi kerja semester pertama, dan rancangan kerja penuntasan program tahun 2020 khususnya terkait kondisi dampak pandemi Covid 19. ***


wwwwww