Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
15 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
19 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
18 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
19 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Home  /  Berita  /  Riau

PN Bengkalis Vonis Mati 2 Terdakwa Kasus Narkoba

PN Bengkalis Vonis Mati 2 Terdakwa Kasus Narkoba
Ilustrasi sabu-sabu. (detikcom)
Jum'at, 07 Agustus 2020 08:16 WIB
BENGKALIS - Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (4/8/2020), menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap dua terdakwa kasus narkoba.

Kedua terdakwa, yakni Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent Bin Abas Hasibuan dan Rico Lisando alias Ripo Bin Alm Lisril, sebelumnya dituntut jaksa penuntut umum (JPU) 20 tahun penjara dan denda Rp20 miliar atau subsider 6 bulan.

''Dalam hal ini majelis berpendapat lain terhadap tuntutan tersebut, karena ada hal- hal yang ditemukan dalam fakta persidangan, maka majelis hakim memvonis kedua terdakwa tersebut dengan hukuman mati,'' ungkap Juru Bicara PN Bengkalis Mohd Rizky Musmar, Kamis (6/8).

Windrayanto, sebagai pengacara dari pos bantuan hukum, menyatakan banding terkait vonis mati terhadap dua kliennya tersebut.

Terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent Bin Abas Hasibuan merupakan warga Kota Pekanbaru, sedangkan Rico Lisando alias Ripo Bin Alm Lisril merupakan warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

JPU menjerat keduanya dengan pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

JPU Kejari Bengkalis Irvan Rahmadani Prayogo saat dikonfirmasi mengenai putusan vonis majelis hakim tersebut, menyatakan pikir-pikir dulu.

Abdillah Febriadi (31) dan Rivo Risaldo (24) diduga merupakan komplotan jaringan narkotika internasional. Kasus bermula saat aparat kepolisian mengendus akan masuknya sabu dari Malaysia dalam jumlah besar pada Januari 2020.

Polisi dan petugas terkait langsung menyergap keduanya saat berada di Selat Bengkalis menggunakan kapal patroli. Saat akan ditangkap, komplotan itu sempat lolos, namun akhirnya ditangkap di Jalan Lintas Sungai Pakning, Desa Buruk Bakul, Bukti Batu, Bengkalis dengan barang bukti 19 kg sabu di dalam kendaraan yang mereka tumpangi.***

Editor:hasan b
Sumber:antaranews.com
Kategori:Hukum, Riau

wwwwww