Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
24 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Sebanyak 33 Pemain Persik Kediri Jalani Rapid Test

Sebanyak 33 Pemain Persik Kediri Jalani Rapid Test
Senin, 10 Agustus 2020 21:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Sesuai dengan agenda tim, Persik Kediri mulai persiapan diri untuk kelanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali pada bulan Oktober 2020 mendatang.

Sebagai langkah awal, bekerja sama dengan Pemkot dan Dinas Kesehatan Kota Kediri, tim berjuluk Macan Putih menggelar rapid test di Mes Tim, Senin (10/8) pagi.

Setelah menunggu beberapa jam, rapid test 33 orang pemain, tim pelatih dan manajemen tim menunjukkan hasil non reaktif.

"Ini kabar yang baik untuk tim. Itu berarti latihan bisa segera dimulai," kata Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih.

Rapid test bersifat wajib untuk seluruh anggota tim. Persik Kediri akan mengadakan rapid test susulan untuk pemain yang belum tes dan telat bergabung.

Hasil dari rapid test ini sebagai acuan untuk menggelar latihan seusai tim diliburkan selama lima bulan dan sebagai komitmen Persik Kediri untuk membantu pemerintah menghentikan penyebaran Covid-19 di Kediri.

"Jangan sampai aktivitas sepak bola nanti menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," kata Hakim.

Persik Kediri berterima kasih kepada Pemkot Kediri dan Dinas Kesehatan karena tetap mendukung tes-tes berikutnya saat kompetisi Liga 1 2020 berjalan.  ***

wwwwww