Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
24 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
13 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
4
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
14 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
5
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
18 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
6
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
17 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'

Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
Kamis, 13 Agustus 2020 15:39 WIB
PALEMBANG - Video berisi seorang mengaku pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir, Palembang, menangis viral. PKL yang mengaku bernama Evita Sari itu mengatakan dilarang berjualan setelah menegur wanita yang disebutnya 'istri Wakapolda'.

Dilihat pada Kamis (13/8/2020), dalam video berdurasi 14 menit 40 detik itu, terlihat Evita menangis sambil bercerita dirinya dilarang berdagang oleh Satpol PP.

Evita mengaku dilarang berdagang setelah menegur seorang wanita yang memarkirkan mobil di tempat dirinya berjualan. Dia menyebut wanita yang ditegurnya itu adalah 'istri Wakapolda'.

"Nama saya Evita Sari, umur 28 tahun, saya PKL di Pasar 16 Ilir, Palembang. Tepatnya kejadian kemarin sekitar pukul 11.00 WIB," kata Evita.

Dia mengatakan wanita yang ditegurnya itu mengaku tak akan lama memarkirkan mobil di lokasi itu. Namun Evita mengaku tetap meminta wanita tersebut memindahkan kendaraannya.

"Nggak, Dik, saya cuma sebentar saja. Iya, saya sebentar saja," ujar Evita menirukan jawaban wanita tersebut.

Evita menyebut wanita yang ditegurnya itu malah emosional. Dia mengatakan wanita itu mengaku sebagai 'istri Wakapolda'. Namun Evita tak menjelaskan siapa Wakapolda yang dimaksud dan pada tahun berapa menjabat.

"Terus ibu itu nggak terima, langsung dia jawab, 'Saya ini istri Wakapolda, berani kamu negur saya. Kamu belum tahu berurusan dengan siapa'," ucap Evita.

Evita pun mengatakan tak bisa lagi berjualan setelah peristiwa itu karena dilarang oleh petugas Satpol PP Provinsi.

Sementara itu, Polda Sumsel mengatakan telah melihat video tersebut. Saat ini, Polda Sumsel sedang mengecek kebenaran ucapan yang disampaikan pedagang itu.

"Benar ada video tersebut. Sudah diterima dan sedang kami cek kebenarannya," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supariadi saat dimintai konfirmasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Ekonomi, Peristiwa, Sumatera Selatan

wwwwww