Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Olympic

Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'

Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
Kamis, 13 Agustus 2020 15:39 WIB
PALEMBANG - Video berisi seorang mengaku pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir, Palembang, menangis viral. PKL yang mengaku bernama Evita Sari itu mengatakan dilarang berjualan setelah menegur wanita yang disebutnya 'istri Wakapolda'.

Dilihat pada Kamis (13/8/2020), dalam video berdurasi 14 menit 40 detik itu, terlihat Evita menangis sambil bercerita dirinya dilarang berdagang oleh Satpol PP.

Evita mengaku dilarang berdagang setelah menegur seorang wanita yang memarkirkan mobil di tempat dirinya berjualan. Dia menyebut wanita yang ditegurnya itu adalah 'istri Wakapolda'.

"Nama saya Evita Sari, umur 28 tahun, saya PKL di Pasar 16 Ilir, Palembang. Tepatnya kejadian kemarin sekitar pukul 11.00 WIB," kata Evita.

Dia mengatakan wanita yang ditegurnya itu mengaku tak akan lama memarkirkan mobil di lokasi itu. Namun Evita mengaku tetap meminta wanita tersebut memindahkan kendaraannya.

"Nggak, Dik, saya cuma sebentar saja. Iya, saya sebentar saja," ujar Evita menirukan jawaban wanita tersebut.

Evita menyebut wanita yang ditegurnya itu malah emosional. Dia mengatakan wanita itu mengaku sebagai 'istri Wakapolda'. Namun Evita tak menjelaskan siapa Wakapolda yang dimaksud dan pada tahun berapa menjabat.

"Terus ibu itu nggak terima, langsung dia jawab, 'Saya ini istri Wakapolda, berani kamu negur saya. Kamu belum tahu berurusan dengan siapa'," ucap Evita.

Evita pun mengatakan tak bisa lagi berjualan setelah peristiwa itu karena dilarang oleh petugas Satpol PP Provinsi.

Sementara itu, Polda Sumsel mengatakan telah melihat video tersebut. Saat ini, Polda Sumsel sedang mengecek kebenaran ucapan yang disampaikan pedagang itu.

"Benar ada video tersebut. Sudah diterima dan sedang kami cek kebenarannya," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supariadi saat dimintai konfirmasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Ekonomi, Olympic, Sumatera Selatan
wwwwww