Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam

Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Ilustrasi pemukiman masyarakat miskin. (kompas.com)
Jum'at, 14 Agustus 2020 07:15 WIB

JAKARTA - Rasulullah SAW mengingatkan, ada tiga musuh utama umat Islam, yakni kebodohan, kemiskinan dan penyakit.


Dikutip dari Republika.co.id, manusia diberi predikat khalifah Allah di bumi ini membawa arti bahwa manusia diberi kewenangan untuk mengelola bumi dan segala isinya. Mengelola dunia hanya akan dapat dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan dan ilmu pengetahuan.

Karenanya sangat jelas, wahyu pertama yang turun adalah surat Al-Alaq ayat 1-5, yaitu perintah untuk membaca. Sejarah juga mencatat, ketika Perang Badar, banyak dari kaum Quraisy yang kalah dalam peperangan akhirnya menjadi tawanan. Rasulullah SAW akan membebaskan tawanan itu, jika mereka mau mengajarkan membaca dan menulis kepada sepuluh umat Islam.

Catatan sejarah itu menunjukkan begitu besarnya perhatian Islam terhadap upaya memerangi kebodohan dan keterbelakangan. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam tidak menjadi kaum yang marginal, tidak tergilas derasnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemiskinan juga merupakan musuh yang harus dihapuskan.

Islam memandang kemiskinan sebagai musuh karena akibat kemiskinan itu sangat fatal, yaitu menyangkut akidah. Rasulullah SAW bersabda: ''Kemiskinan akan membawa seseorang kepada kekufuran''.

Bahkan, Khalifah Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan pada masanya, bila di hadapan kita ada ular dan kemiskinan, maka yang harus dipunahkan terlebih dahulu adalah kemiskinan. Islam punya konsep aktual dan akurat dalam mengatasi kemiskinan, yakni zakat, infak, dan sedekah.

Bila dikelola secara profesional dan proporsional serta amanah, maka kita optimistis bahwa kemiskinan yang melanda sebagian umat Islam akan bisa teratasi.   Sewaktu Umar bin Abdul Aziz menjabat sebagai Khalifah Dinasti Umayyah, kepemimpinannya mampu menyejahterakan rakyatnya lewat zakat. Walaupun masa pemerintahannya sangat singkat, kurang lebih tiga tahun, tapi mampu mengangkat harkat kehidupan rakyatnya, sehingga tidak ditemukan orang yang hidup dalam kemiskinan pada masa pemerintahannya.

Musuh berikutnya adalah penyakit. Karena, bila seseorang berpenyakit, maka ia tidak akan bisa berkreasi dan berkarya. Kewajiban untuk berdakwah pun akan terasa lebih berat. Itulah sebabnya Islam mengajarkan agar umatnya menjaga diri agar tetap sehat.

Sehat jasmani bisa didapat lewat olahraga, karena Nabi Muhammad SAW sendiri adalah orang yang suka berolahraga. Rasulullah SAW bersabda: ''Bahwa orang Mukmin yang sehat lebih baik dan dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah (tidak sehat).''***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:PON
wwwwww