Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Jum'at, 14 Agustus 2020 08:03 WIB

MATARAM - LNS, mahasiswi program S2 ditemukan tergantung dalam kondisi tak bernyawa di rumah pacarnya di kawasan Perumahan Royal, Kelurahan Jempong Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 25 Juni 2020 lalu.

Dikutip dari Inews.id, hingga Kamis (13/8/2020), polisi sudah memeriksa sebanyak 23 saksi untuk mengungkap tabir tewasnya LNS. Polisi juga sudah mengolah tempat kejadian perkara dan membongkar makam korban untuk diautopsi di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan karena mereka memiliki keterkaitan dan korelasi dengan kasus tersebut.

''Kekasih korban berinisial R juga sudah kita periksa. Sejauh ini masih terus kami dalami kasusnya,'' katanya.

Terkait penyebab kematian korban, Kadek mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik disebukan karena korban kehabisan oksigen.

Selain itu, dari pemeriksaan uterus atau rahim korban yang sempat diangkat dan diperiksa dokter forensik saat dilakukan autopsi, terungkap bahwa korban dalam keadan hamil muda.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, tali, bangku, anak panah, dan minyak di sekitar lokasi kejadian.

Dalam waktu dekat, polisi mengagendakan melakukan rekonstruksi kasus tersebut sebelum mengungkap secara resmi penyebab pasti kematian korban.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Olympic, Beladiri
wwwwww