Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
12 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
2
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
17 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
3
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
16 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
4
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
Politik
16 jam yang lalu
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
17 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
16 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Jum'at, 14 Agustus 2020 08:03 WIB

MATARAM - LNS, mahasiswi program S2 ditemukan tergantung dalam kondisi tak bernyawa di rumah pacarnya di kawasan Perumahan Royal, Kelurahan Jempong Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 25 Juni 2020 lalu.

Dikutip dari Inews.id, hingga Kamis (13/8/2020), polisi sudah memeriksa sebanyak 23 saksi untuk mengungkap tabir tewasnya LNS. Polisi juga sudah mengolah tempat kejadian perkara dan membongkar makam korban untuk diautopsi di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan karena mereka memiliki keterkaitan dan korelasi dengan kasus tersebut.

''Kekasih korban berinisial R juga sudah kita periksa. Sejauh ini masih terus kami dalami kasusnya,'' katanya.

Terkait penyebab kematian korban, Kadek mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik disebukan karena korban kehabisan oksigen.

Selain itu, dari pemeriksaan uterus atau rahim korban yang sempat diangkat dan diperiksa dokter forensik saat dilakukan autopsi, terungkap bahwa korban dalam keadan hamil muda.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, tali, bangku, anak panah, dan minyak di sekitar lokasi kejadian.

Dalam waktu dekat, polisi mengagendakan melakukan rekonstruksi kasus tersebut sebelum mengungkap secara resmi penyebab pasti kematian korban.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Peristiwa, Hukum

wwwwww