Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Terlempar dari Fortune Global 500, Pengamat: Salah Pertamina Andalkan Ahok

Terlempar dari Fortune Global 500, Pengamat: Salah Pertamina Andalkan Ahok
Ilustrasi. (Net)
Minggu, 16 Agustus 2020 20:42 WIB

JAKARTA - Lengsernya PT Pertamina (Persero) dari daftar Fortune Global 500 dikarenakan terlalu berharap kepada seorang politisi seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pakar politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin mengatakan, Ahok yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu bukan seorang profesional. Sehingga tidak cocok mendapatkan jabatan di Pertamina, apalagi sebagai komisaris utama.

"Salah jika Pertamina mengandalkan Ahok. Ahok itu politisi. Bukan profesional yang disimpan di Pertamina. Jadi wajar jika Pertamina keluar dari daftar Fortune Global 500," ujar Ujang Komarudin, Minggu (16/8/2020).

Apalagi, kata Ujang, Pertamina pun tak kunjung menurunkan harga BBM sejak awal 2020 hingga saat ini di saat harga minyak dunia sedang anjlok.

"Harga minyak dunia turun saja, Pertamina tak menurunkan harga minyak untuk rakyat. Dan Ahok juga tak bisa berbuat apa-apa," pungkas Ujang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww