Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
4 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
21 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
3
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
21 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
4
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
22 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
5
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
21 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Ternyata, BI Pernah Keluarkan Rupiah Edisi Khusus Pak Harto Pecahan Rp 850.000

Ternyata, BI Pernah Keluarkan Rupiah Edisi Khusus Pak Harto Pecahan Rp 850.000
Minggu, 16 Agustus 2020 19:37 WIB

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berencana mengeluarkan uang rupiah edisi khusus pada Senin (17/8). Otoritas moneter itu belum merinci edisi khusus memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang jatuh besok.

Namun, pada edisi-edisi sebelumnya, mayoritas edisi khusus dikeluarkan dalam bentuk uang logam berbagai pecahan. Mengutip keterangan BI, Minggu (16/8), Uang Rupiah Khusus ini dikeluarkan dalam rangka memperingati peristiwa atau tujuan tertentu dan memiliki nilai nominal yang berbeda dari nilai jualnya.

Sejauh ini, BI telah mengeluarkan 27 edisi Uang Rupiah Khusus seperti uang logam berbahan emas dan perak edisi Bung Karno, Bung Hatta, hingga Pak Harto. Meski dicetak sebagai alat pembayaran yang resmi, namun BI menegaskan uang tersebut hanya sebatas untuk koleksi dan cenderamata, bukan untuk alat pembayaran.

"Uang Rupiah Khusus merupakan alat pembayaran yang sah, namun biasanya tidak digunakan sebagai alat tukar," tulis keterangan BI.

Uang Rupiah Khusus yang telah dikeluarkan Bank Indonesia di antaranya:

Rp 200, Gambar Belakang: Burung Cendrawasih, Terbit 1970 (bahan perak).

Rp 250, Gambar Belakang: Arca Batu Manjusyri, Terbit 1970 (bahan perak).

Rp 5.000, Gambar Belakang: Arca Batu Manjusyri, Terbit 1970 (bahan emas).

Rp 500, Gambar Belakang: Penari Wayang Wanita, Terbit 1970 (bahan perak).

Rp 10.000, Gambar Belakang: Penari Wayang Wanita, Terbit 1970 (bahan emas).

Rp 750, Gambar Belakang: Ukiran Garuda Bali, Terbit 1970 (bahan perak).

Rp 20.000, Gambar Belakang: Ukiran Garuda Bali, Terbit 1970 (bahan emas).

Rp 1.000, Gambar Belakang: Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman, Terbit 1970 (bahan perak).

Rp 25.000, Gambar Belakang: Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman, Terbit 1970 (bahan emas).

Rp 125.000, Gambar Belakang: Gedung Joeang 45, Terbit 1990 (bahan emas).

Rp 250.000, Gambar Belakang: Kepulauan Indonesia, Terbit 1990 (bahan emas).

Rp 750.000, Gambar Belakang: Logo Dewan Harian Nasional Angkatan '45, Terbit 1990 (bahan emas).

Rp 10.000, Gambar Belakang: Dua Anak Bermain Badminton, Terbit 1990 (bahan perak).

Rp 200.000, Gambar Belakang: Penari Bali, Terbit 1990 (bahan emas).

Rp 2.000, Gambar Belakang: Harimau Jawa, Terbit 1974 (bahan perak).

Rp 5.000, Gambar Belakang: Orang Utan, Terbit 1974 (bahan perak).

Rp 100.000, Gambar Belakang: Komodo, Terbit 1974 (bahan emas).

Rp 10.000, Gambar Belakang: Babi Rusa, Terbit 1987 (bahan perak).

Rp 200.000, Gambar Belakang: Badak Jawa Bercula Satu, Terbit 1987 (bahan emas).

Rp 10.000, Gambar Belakang: Kegiatan Pramuka dalam penanaman sejuta pohon, Terbit 1999 (bahan perak).

Rp 150.000, Gambar Belakang: Anak Laki-laki Bermain Kuda Lumping, Terbit 1999 (bahan emas).

Rp 850.000, Gambar Belakang: Bapak Soeharto Presiden Indonesia, Terbit 1995 (bahan emas).

Rp 300.000, Gambar Belakang: Temu Wicara Bapak Soeharto, Terbit 1995 (bahan emas).

Rp 25.000, Gambar Belakang: Bung Karno Proklamator Republik Indonesia, Terbit 2001 (bahan perak).

Rp 500.000, Gambar Belakang: Bung Karno Proklamator Republik Indonesia, Terbit 2001 (bahan emas).

Rp 25.000, Gambar Belakang: Bung Hatta Proklamator Republik Indonesia, Terbit 2002 (bahan perak).

Rp 500.000, Gambar Belakang: Bung Hatta Proklamator Republik Indonesia, Terbit 2002 (bahan emas).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:KUMPARAN.COM
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww